Kompas.com - 30/10/2013, 13:02 WIB
Gambar diambil pada 2 Desember 2010 menunjukkan Presiden FIFA Sepp Blatter memegang secarik kertas bertuliskan Qatar saat pengumuman tuan rumah Piala Dunia 2022 di markas FIFA di Zurich, Swiss. FIFA tengah gencar melakukan reformasi untuk melakukan perlawanan terhadapan penyuapan, korupsi, dan pengaturan skor. AFP PHOTO / PHILIPPE DESMAZESGambar diambil pada 2 Desember 2010 menunjukkan Presiden FIFA Sepp Blatter memegang secarik kertas bertuliskan Qatar saat pengumuman tuan rumah Piala Dunia 2022 di markas FIFA di Zurich, Swiss. FIFA tengah gencar melakukan reformasi untuk melakukan perlawanan terhadapan penyuapan, korupsi, dan pengaturan skor.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
ZURICH, KOMPAS.com — Presiden FIFA Sepp Blatter meminta maaf kepada Real Madrid dan Cristiano Ronaldo, terkait pernyataan yang membandingkan bintang asal Portugal itu dengan penyerang Barcelona, Lionel Messi.

Blatter sebelumnya sempat membandingkan kemampuan Ronaldo dan Messi terkait 23 nomine peraih Ballon d'Or 2013 yang dirilis pada Selasa (29/10/2013). Blatter menyebut Ronaldo sebagai komandan di lapangan, yang juga sering menghabiskan banyak uang untuk menata rambut.

Madrid kemudian langsung bereaksi dengan mengirimkan surat protes kepada Blatter. Pelatih Carlo Ancelotti pun menilai Blatter telah melanggar rasa hormat yang serius kepada pemain profesional.

"Yang terhormat @Cristiano. Saya meminta maaf jika Anda kecewa dengan jawaban saya dalam sebuah acara pribadi, Jumat (25/10/2013). Saya tidak pernah bermaksud untuk menyerang Anda," tulis Blatter dalam akun Twitter-nya.

"Saya merupakan anggota kehormatan di Real Madrid @Cristiano dan menjelaskan bahwa kami telah memiliki banyak pemain bertalenta, salah satunya adalah Anda," lanjutnya.

Blatter juga kemudian mengirimkan surat terbuka untuk meminta maaf secara langsung kepada Presiden Madrid Florentino Perez. Berikut isi suratnya, seperti dilansir situs resmi klub:

"Yang terhormat Presiden (Perez), saya telah menerima surat Anda hari ini, yang isinya cukup mengejutkan saya."

"Saya ingin mengklarifikasi, bagi saya Ronaldo memiliki level sama dengan Messi dan mereka berdua adalah pemain-pemain luar biasa, masing-masing dengan cara mereka sendiri."

"Saya menyesal jika situasi yang terjadi dalam acara di universitas menyebabkan Anda sangat menderita dan saya meminta maaf untuk hal tersebut."

"Saya tidak pernah berniat ingin memberi ketidaknyamanan atau menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada Real Madrid, salah satu dari pemainnya atau fans. Tidak hanya karena klub ini adalah klub pendiri FIFA, tetapi juga klub ini yang sudah saya ikuti dan kagumi sejak masih muda," tutupnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.