Kompas.com - 24/10/2013, 20:00 WIB
Sekjen PSSI Joko Driyono, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla, dan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat memberikan keterangan mengeni program pemusatan latihan timnas U-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (24/10/2013). Ferril DennysSekjen PSSI Joko Driyono, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla, dan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat memberikan keterangan mengeni program pemusatan latihan timnas U-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (24/10/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, menyatakan tidak akan melakukan perombakan besar terhadap timnya. Namun, Indra tak menampik bakal menerapkan sistem promosi dan degradasi terhadap pemainnya.

"Ya enggaklah. Tim sudah mapan begini untuk apa dilakukan perombakan besar," jelas Indra dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (24/10/2013).

Garuda Jaya akan memulai pemusatan latihan mulai 9 November 2013. Pelatnas tersebut akan diikuti oleh para pemain yang sebelumnya berhasil menjuarai Piala AFF U-19 dan para pemain yang tampil di Kualifikasi Piala Asia U-19. Pelatnas ini merupakan bagaian dari persiapan Evan Dimas dan kawan-kawan jelang tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar pada 2014. 

Indra menjelaskan, sistem promosi dan degradasi penting dilakukan mengingat usia para pemain yang dinilai masih tergolong labil.

"Ini tim usia muda. Bukan tim permanen. Kondisi mereka masih labil. Promosi dan degradasi harus kita lakukan. Kami juga memiliki tugas membentuk pemain secara teknis maupun non teknis sehingga mereka siap di level senior," beber Indra.

Pelatnas jangka panjang dibagi ke dalam tiga periodisasi yakni general preparation, specific preparation, serta macth and competition. General preparation berfokus kepada peningkatan fisik pemain. Saat ini, VO2Max pemain paling rendah adalah 55 dan paling tinggi VO2Max 60.

Specific preparation akan diisi dengan agenda uji coba. Indra menyatakan bahwa uji coba yang akan digelar sesuai dengan program yang dirancang. Sementara match and competition akan ada uji coba di dalamnya baik di dalam negeri dan uji coba internasional.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.