Kompas.com - 24/10/2013, 04:17 WIB
Bomber Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, saat melakukan selebrasi golnya ke gawang Anderlecht pada matchday ketiga Grup C Liga Champions di Stadion Constant Vanden Stock, Rabu atau Kamis (24/10/2013). PSG menang 5-0 pada laga tersebut. AFP / JOHN THYS Bomber Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, saat melakukan selebrasi golnya ke gawang Anderlecht pada matchday ketiga Grup C Liga Champions di Stadion Constant Vanden Stock, Rabu atau Kamis (24/10/2013). PSG menang 5-0 pada laga tersebut.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorTjatur Wiharyo
ANDERLECHT, KOMPAS.com — Bomber Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, menjadi mimpi buruk bagi Anderlecht pada matchday ketiga Grup C Liga Champions di Stadion Constant Vanden Stock, Rabu atau Kamis (24/10/2013) dini hari WIB. Pemain asal Swedia itu menjadi bintang pertandingan dengan mencetak empat gol yang berujung kemenangan PSG, 5-0.

Berkat raihan tiga poin tersebut, PSG kokoh di puncak klasemen sementara dengan poin sembilan dari tiga laga, unggul lima angka dari Olimpiakos di posisi kedua. Sementara kekalahan itu membuat Anderlecht harus puas berada di dasar klasemen karena belum meraih poin.

Pesta gol PSG bermula pada menit ke-17 setelah Ibrahimovic sukses memaksimalkan umpan Van der Wiel. Hanya berselang lima menit, mantan penyerang AC Milan itu kembali mencetak gol keduanya kembali melalui assist Der Wiel.

Dua gol tersebut membangkitkan semangat pemain PSG. Bahkan, sebelum turun minum, Ibrahimovic kembali membuat timnya unggul 3-0 setelah mencetak hat-trick dengan tendangan voli keras yang tak dapat dihalau kiper Anderlecht.

Di babak kedua, gol Edinson Cavani pada menit ke-52 kembali memaksa pendukung tuan rumah terdiam. Memanfaatkan asisst Matuidi, Cavani melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa timnya unggul 4-0.

Pada menit ke-62, Ibrahimovic kembali memaksa kiper Anderlecht, Thomas Kaminski, memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali kelima. Skor 5-0 untuk PSG pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, PSG menguasai bola sebanyak 65 persen dan melepaskan 12 tembakan akurat dari 14  percobaan. Sementara Anderlecht mendapatkan 11 peluang emas dari total 16 kali tembakan.

Susunan Pemain:
Anderlecht: 13-Thomas Kaminski, 2-Fabrice N'Sakala, 14-Bram Nuytinck, 16-Cheikhou Kouyate, 22-Chancel Mbemba, 9-Matias Suarez (18-Frank Acheampong 45), 10-Dennis Praet (8-Luka Milivojevic72), 19-Sacha Kljestan, 30-Guillaume Gillet, 31-Yoeri Tielemans, 45-Aleksandar Mitrovic (15-Gohi Bi Zorro Cyriac 72)
Pelatih:  John van den Brom

PSG: 30-Salvatore Sirigu, 5-Marquinhos, 13-Alex (6-Zoumana Camarav 56), 17-Maxwell, 23-Gregory Van Der Wiel, 8-Thiago Motta, 14-Blaise Matuidi (25-Adrien Rabiot 63), 24-Marco Verratti, 9-Edinson Cavani, 10-Zlatan Ibrahimovic, 22-Ezequiel Lavezzi (29-Lucas Moura 71)
Pelatih: Laurent Blanc

Wasit: David Fernandez Borbalan (Spanyol)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga Akhir Januari, Liga 1 Dipastikan Masih Tidak Boleh Dihadiri Penonton di Stadion

Hingga Akhir Januari, Liga 1 Dipastikan Masih Tidak Boleh Dihadiri Penonton di Stadion

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste, 2 Laga di FIFA Matchday

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste, 2 Laga di FIFA Matchday

Liga Indonesia
Kisah Karier Beto Goncalves, Tak Pernah Menyerah Saat Beberapa Kali Gagal di Brasil

Kisah Karier Beto Goncalves, Tak Pernah Menyerah Saat Beberapa Kali Gagal di Brasil

Liga Indonesia
Persita Vs Persija, Makan Konate Dipastikan Bisa Perkuat Macan Kemayoran

Persita Vs Persija, Makan Konate Dipastikan Bisa Perkuat Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Persita Vs Persija: Sudirman Menjadi Ancaman Pendekar Cisadane

Persita Vs Persija: Sudirman Menjadi Ancaman Pendekar Cisadane

Liga Indonesia
Sepakat Damai, BAM Izinkan Lee Zii Jia Jadi Pemain Profesional

Sepakat Damai, BAM Izinkan Lee Zii Jia Jadi Pemain Profesional

Badminton
Manajemen Persib Pastikan Posisi Robert Alberts Masih Aman

Manajemen Persib Pastikan Posisi Robert Alberts Masih Aman

Liga Indonesia
Messi Kembali Beredar di Barcelona dan Bertemu Xavi, Ada Apa?

Messi Kembali Beredar di Barcelona dan Bertemu Xavi, Ada Apa?

Liga Lain
6 Macam Olahraga Atletik Lari

6 Macam Olahraga Atletik Lari

Sports
Demi Jaga Asa Juara, Pelatih Persib Kesampingkan Relasi dengan Eks Asisten di Arema

Demi Jaga Asa Juara, Pelatih Persib Kesampingkan Relasi dengan Eks Asisten di Arema

Liga Indonesia
Kriteria Pemain Berposisi Libero dalam Bola Voli

Kriteria Pemain Berposisi Libero dalam Bola Voli

Liga Indonesia
Tiket Indonesia Vs Timor Leste Sudah Tersedia, Hari Ini Kepastian dari PSSI soal Penonton

Tiket Indonesia Vs Timor Leste Sudah Tersedia, Hari Ini Kepastian dari PSSI soal Penonton

Liga Indonesia
Balotelli Kembali ke Timnas Italia, Eks Pelatih AC Milan Dinilai Berjasa

Balotelli Kembali ke Timnas Italia, Eks Pelatih AC Milan Dinilai Berjasa

Liga Italia
SEA Games Hanoi 2021 Incar Perhatian 600 Juta Orang

SEA Games Hanoi 2021 Incar Perhatian 600 Juta Orang

Sports
Dusan Vlahovic Digoda Juventus, Ultras Fiorentina Marah dan Beri Julukan Hina

Dusan Vlahovic Digoda Juventus, Ultras Fiorentina Marah dan Beri Julukan Hina

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.