Kompas.com - 23/10/2013, 08:24 WIB
Mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson saat peresmian jalan dengan namanya di kompleks Stadion Old Trafford, Senin (14/10/2013). AFP/ PAUL ELLISMantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson saat peresmian jalan dengan namanya di kompleks Stadion Old Trafford, Senin (14/10/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MANCHESTER, KOMPAS.com — Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, menanggapi dingin isi buku otobiografi sang eks gaffer, Sir Alex Ferguson, yang menyinggung dirinya. Keane bahkan balik menuding Ferguson tak mengerti arti kata kesetiaan.

"Saya santai saja. Saya ingat di MU pernah berbincang soal kesetiaan. Tetapi, sepertinya Ferguson tak paham arti kata itu," kata Keane. Namun, ia mempertanyakan sikap Ferguson yang mengkritik dirinya, juga sejumlah mantan pemain MU lain dalam bukunya tersebut.

"Saya tak mencemaskan orang yang terus-menerus mengkritik pemain yang sudah memberinya kesuksesan. Hanya, menurut saya, ia tak perlu melakukannya. Banyak pemain yang dikritik Ferguson sudah membawakan sejumlah trofi," ujar eks kapten tim nasional Irlandia ini.

Dalam buku Alex Ferguson: My Autobiography tersebut, Ferguson menyebut Keane sebagai sosok yang mengintimidasi, kejam, serta berlidah tajam. Ferguson pun membeberkan bagaimana ia "menendang" Keane dari Old Trafford pada 2005 setelah keduanya sempat berkonflik.

"Lidah Keane sangat tajam. Ia bisa melemahkan orang paling percaya diri di dunia dalam hitungan detik," tulis Ferguson. Keputusannya melepas Keane terjadi setelah Keane mengkritiknya dalam wawancara dengan MUTV.

Menurut Ferguson, setelah melihat wawancara itu, ia berbincang dengan asistennya kala itu, Carlos Queiroz. "(Saya mengatakan kepada Queiroz), dia (Keane) harus segera pergi, Carlos. Seratus persen pasti. Buang dia," lanjut Ferguson.

"Itu langkah terbaik yang bisa kami lakukan karena sejumlah pemain terintimidasi oleh dirinya," kata Ferguson seraya mengingat bagaimana ia harus memisahkan Keane dan Ruud van Nistelrooy yang nyaris bertengkar.

"Mata Keane mulai menyempit. Sangat menakutkan dilihat, bahkan untuk pria dari Glasgow seperti saya," jelas Ferguson. Pelatih yang mempersembahkan gelar treble bagi MU pada tahun 1999 ini pun menyebut Keane sudah keterlaluan.

Keane bukan satu-satunya eks pemain yang dikritik Ferguson. David Beckham pun tak lepas dari pembahasan dalam bukunya. Ferguson membeberkan ia memutuskan melego Beckham pada 2003 karena menilai Beckham terlalu haus ketenaran. Akibatnya, performa Beckham di lapangan menurun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SEA Games 2021, Respons Shin Tae-yong Usai Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Kuat

SEA Games 2021, Respons Shin Tae-yong Usai Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Kuat

Liga Indonesia
Hasil Futsal SEA Games 2021: Vietnam Menang 4-0, Indonesia Berpeluang Raih Perak

Hasil Futsal SEA Games 2021: Vietnam Menang 4-0, Indonesia Berpeluang Raih Perak

Sports
Jelang Vietnam Vs Malaysia, Park Hang-seo Mancing Ikan

Jelang Vietnam Vs Malaysia, Park Hang-seo Mancing Ikan

Sports
Semifinal SEA Games 2021 Indonesia Vs Thailand: Siapa Pun Lawannya, Garuda Siap!

Semifinal SEA Games 2021 Indonesia Vs Thailand: Siapa Pun Lawannya, Garuda Siap!

Sports
Semifinal SEA Games 2021, Tim Garuda Muda Punya Modal Ulang Kejayaan SEA Games 1991

Semifinal SEA Games 2021, Tim Garuda Muda Punya Modal Ulang Kejayaan SEA Games 1991

Liga Indonesia
SEA Games 2021, Kata Putri KW soal Kekalahan pada Laga Final Vs Thailand

SEA Games 2021, Kata Putri KW soal Kekalahan pada Laga Final Vs Thailand

Sports
Hasil Thailand Open 2022: Tekuk Chou Tien Chen, Tommy ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2022: Tekuk Chou Tien Chen, Tommy ke 16 Besar

Badminton
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Thailand Jadi Momok Indonesia

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Thailand Jadi Momok Indonesia

Sports
Hasil Final Bulu Tangkis SEA Games 2021: Stephanie Kalah, Indonesia Takluk 0-3

Hasil Final Bulu Tangkis SEA Games 2021: Stephanie Kalah, Indonesia Takluk 0-3

Sports
Klasemen Futsal SEA Games 2021: Indonesia Amankan Medali, Perebutan Emas hingga Akhir

Klasemen Futsal SEA Games 2021: Indonesia Amankan Medali, Perebutan Emas hingga Akhir

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Tambah 6 Emas, Indonesia Bertahan di 5 Besar

Klasemen Medali SEA Games 2021: Tambah 6 Emas, Indonesia Bertahan di 5 Besar

Sports
Hasil Final Bulu Tangkis SEA Games 2021: Apriyani/Siti Kalah, Thailand Unggul 2-0

Hasil Final Bulu Tangkis SEA Games 2021: Apriyani/Siti Kalah, Thailand Unggul 2-0

Sports
SEA Games 2021, Panahan Persembahkan 4 Medali Emas untuk Indonesia

SEA Games 2021, Panahan Persembahkan 4 Medali Emas untuk Indonesia

Sports
Hasil Indonesia Vs Thailand di Futsal SEA Games 2021: Imbang 1-1, Perebutan Emas Sengit!

Hasil Indonesia Vs Thailand di Futsal SEA Games 2021: Imbang 1-1, Perebutan Emas Sengit!

Sports
Semifinal SEA Games, Yang Perlu Dilakukan Timnas Indonesia untuk Kalahkan Thailand

Semifinal SEA Games, Yang Perlu Dilakukan Timnas Indonesia untuk Kalahkan Thailand

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.