Kompas.com - 22/10/2013, 22:43 WIB
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (kiri), dan pemain MU, Nemanja Vidic (kanan), AFP PHOTO / ADRIAN DENNISMantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (kiri), dan pemain MU, Nemanja Vidic (kanan),
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MANCHESTER, KOMPAS.com — Mantan pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, ternyata sempat melarang Cristiano Ronaldo untuk hijrah ke Real Madrid ketika masih dipimpin oleh Presiden Ramon Calderon. Hal itu diungkapkan Ferguson dalam otobiografinya berjudul My Autobiography yang dirilis pada Selasa (22/10/2013).

Sebelum bergulirnya musim 2008-09, Calderon sempat berusaha merekrut Ronaldo dari MU, di mana hal tersebut merupakan salah satu bagian kampanyenya agar kembali terpilih menjadi Presiden Real Madrid. Namun, ternyata Ferguson mengaku tidak suka dengan pendekatan Calderon.

Pada April 2009, Ferguson bahkan sempat menyebut Calderon sebagai dinosaurus karena terlalu sering menggembar-gemborkan bahwa Ronaldo akan berlabuh ke Santiago Bernabeu. Ferguson pun sempat mengancam lebih baik menembak Ronaldo ketimbang membiarkan bintang asal Portugal itu hijrah ke Madrid pada era Calderon.

Pada akhirnya, Ronaldo memang dilego oleh Setan Merah ke Madrid dengan biaya transfer 80 juta pounds pada Juli 2009. Namun, ketika itu, Calderon sudah tidak menjabat sebagai Presiden Madrid karena posisinya sudah resmi diambil alih Florentino Perez pada 1 Juni 2009.

"Madrid membayar 80 juta pounds untuk dia (Ronaldo) dan Anda tahu mengapa? Karena itu adalah cara Florentino Perez, Presiden mereka, untuk berkata kepada dunia, 'Kami adalah Real Madrid, kami adalah klub terbesar'," tulis Ferguson.

"Ketika melihat kemungkinan itu ada, saya kemudian mencapai kesepakatan personal dengannya (mengenai biaya transfer Ronaldo)."

"Saya kemudian menuju ke rumah Carlos ( Queiroz) di Portugal untuk bertemu dengan Ronaldo yang ingin mengutarakan ekspresinya untuk hijrah ke Real Madrid. Saya kemudian berkata kepadanya, 'Kamu tidak dapat pergi tahun ini, tidak bisa, karena Calderon telah membuat masalah'."

"Saya berkata lagi, 'Saya tahu kamu ingin pergi ke Real Madrid. Tetapi, saya lebih suka menembakmu daripada menjualmu ke orang itu (Calderon) sekarang! Jika kamu tampil di lapangan, jangan buat permainan kami berantakan, dan jika seseorang datang dan menawarkan rekor transfer dunia, kami akan membiarkan kamu pergi'."

"Saya melakukannya dengan baik untuk menenangkannya. Saya katakan kepadanya bahwa alasan saya menolak menjualnya pada tahun itu adalah karena Calderon. Saya berkata, 'Jika saya melakukan itu, semua kehormatan saya hilang. Saya tidak peduli jika kamu harus duduk di tribun penonton. Saya tahu itu memang tidak akan terjadi, tetapi saya hanya ingin mengatakan kepadamu bahwa saya tidak akan membiarkanmu pergi tahun ini'."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepak Terjang Timnas Putri Indonesia, Butuh Kompetisi agar Tak Jadi Anak Tiri

Sepak Terjang Timnas Putri Indonesia, Butuh Kompetisi agar Tak Jadi Anak Tiri

Sports
Messi Kembali dan Berkontribusi, Kejutan Verratti, Ramos Unjuk Gigi

Messi Kembali dan Berkontribusi, Kejutan Verratti, Ramos Unjuk Gigi

Liga Lain
Misbuk Sidek Bicara soal Keputusan Lee Zii Jia dan Kenang Hukuman Masa Lalu

Misbuk Sidek Bicara soal Keputusan Lee Zii Jia dan Kenang Hukuman Masa Lalu

Badminton
Dikritik Usai Kalah 0-18, Timnas Putri Indonesia Sempat Stres

Dikritik Usai Kalah 0-18, Timnas Putri Indonesia Sempat Stres

Liga Indonesia
GOR GMC Arena Selenggarakan Seluruh Laga Turnamen Bola Basket Putri

GOR GMC Arena Selenggarakan Seluruh Laga Turnamen Bola Basket Putri

Sports
Jordi Alba: Saya Dibunuh Ketika Bermain Jelek

Jordi Alba: Saya Dibunuh Ketika Bermain Jelek

Liga Spanyol
Daftar Klub Premier League 2021-2022 dan Julukannya

Daftar Klub Premier League 2021-2022 dan Julukannya

Sports
Setelah Diimbangi Juventus, Milan Wajib Menang Lawan Inter

Setelah Diimbangi Juventus, Milan Wajib Menang Lawan Inter

Liga Italia
Lee Zii Jia Mundur dari Pelatnas, BAM Siapkan Ng Tze Tong Jadi Penerus

Lee Zii Jia Mundur dari Pelatnas, BAM Siapkan Ng Tze Tong Jadi Penerus

Badminton
Pelatih Australia Kena Covid-19, Eks Tangan Kanan Sir Alex Adu Taktik Lawan Park Hang-seo

Pelatih Australia Kena Covid-19, Eks Tangan Kanan Sir Alex Adu Taktik Lawan Park Hang-seo

Internasional
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Thailand di Piala Asia Wanita 2022 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Thailand di Piala Asia Wanita 2022 Malam Ini

Liga Indonesia
GoBasket 3 Dekade dan Semangat Bangkitkan Atmosfer Turnamen Basket di Jakarta

GoBasket 3 Dekade dan Semangat Bangkitkan Atmosfer Turnamen Basket di Jakarta

Sports
Catat, Ini Jadwal Turnamen Bola Basket Putri GoBasket x GMC

Catat, Ini Jadwal Turnamen Bola Basket Putri GoBasket x GMC

Sports
Arema FC Mulai Dapat Cobaan di Tengah Upaya Jadi Juara Liga 1

Arema FC Mulai Dapat Cobaan di Tengah Upaya Jadi Juara Liga 1

Liga Indonesia
Gelar Juara MotoGP 2022 Masih Bisa Dijangkau Marquez, asalkan...

Gelar Juara MotoGP 2022 Masih Bisa Dijangkau Marquez, asalkan...

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.