Kompas.com - 22/10/2013, 13:00 WIB
Pemain Indonesia berselebrasi setelah membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemain Indonesia berselebrasi setelah membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, mendukung program Badan Tim Nasional (BTN) yang berencana memberangkatkan tim nasional Indonesia U-19 ke Arab Saudi untuk ibadah umrah dan melakoni beberapa laga uji coba.

"Benar, tepatnya PSSI sudah memiliki rencana untuk membawa skuad U-19 tersebut uji coba ke Timur Tengah sekaligus umrah. Untuk itu saya sangat support ide yang sangat baik tersebut," jelas Roy melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sementara itu, Demis Djamoedin sebagai Administrator BTN, akan meminta kejelasan kepada Menpora. Pasalnya, Roy sebelumnya melalui beberapa media mengklaim bahwa program memberangkatkan umrah timnas U-19 merupakan program dari Kemenpora.

"Saya akan tanya ke Menpora dulu yang akan menjalankan program ini siapa? Kalau Menpora mau jalankan silakan. Saya sangat berterima kasih kalau pemerintah mau ikut membantu," jelas Demis.

Menurut Demis, jika pemerintah dalam hal ini Kemenpora tidak mau menjalankan program yang  telah diakuinya sebelumnya, BTN dan PSSI akan mengambil alih kembali menjalankan program tersebut.
 
"Tapi, kalau pemerintah tidak mau menjalankan, jangan ngomong seperti yang di TV-TV seolah programnya Menpora padahal bukan,' ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono tidak mau mengomentari lebih jauh pernyataan Menpora sebelumnya. Jokdri panggilan akrab Joko Driyono hanya mengatakan, program apa pun yang akan dijalankan BTN dan PSSI terhadap timnasnya tentu akan melalui proses pembicaraan terlebih dahulu terutama dengan pelatih Indra Sjafri.

"Tidak tepat bicara (program) sebelum ada pertemuan-pertemuan. Bicara-bicara program tapi belum mencapai sebuah keputusan. Jadinya tidak konsisten, karena saya selalu bilang, program harus dari hasil koordinasi dengan pelatih, baru bisa dibicarakan ke media," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk program umrah dan laga uji coba sendiri, Joko mengaku, baru akan dibicarakan pada pertemuan hari Kamis mendatang bersama Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri dan Juga BTN.

"Rencananya baru Kamis (24/10/2013). Tidak baik bicara program sebelum putus,  Kamis kita ketemu pelatih. Program Arab Saudi, Kamis Insya Allah diputuskan sehingga Kamis sore langsung kita umumkan," jelasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.