Kompas.com - 22/10/2013, 11:07 WIB
Pemain Indonesia berpose sebelum pertandingan melawan Laos pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2013). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemain Indonesia berpose sebelum pertandingan melawan Laos pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2013).
EditorTri Wahono


KOMPAS.com
 — Pergerakan pemain bertahan timnas U-19, Muhammad Fatchu Rochman atau biasa dipanggil Fatur, mengingatkan publik kepada pemain asal Jerman, Philipp Lahm.

Pelatih Indra Sjafri memasang Fatur yang lebih kuat di kaki kanan sebagai bek sayap kiri. Hasilnya moncer. Pertahanan timnas jarang kebobolan.

Secara postur, Fatur seperti Lahm. Tidak tinggi besar. Ia juga sering naik membantu serangan. Tekukan bolanya kerap membuat pemain lawan terkecoh. Sesekali, ia melepaskan tendangan ke arah gawang. Mungkin terlalu mewah dibandingkan Lahm aslinya, tetapi cukup menghibur.

"Ada bapak-bapak juga bilang, mainnya saya mirip Lahm. Tapi jauh ah, Lahm kelas dunia. Kalau saya pemain dari kampung. Itu semua jadi menambah motivasi karena saya memang mengidolai Lahm dan bek Barcelona Jordi Alba," ujar Fatur dalam suatu perbincangan.

"Tapi jangan bilang saya mirip Lahm, ya. Malu saya Mas. He-he-he," tambah pemain yang bermimpi bisa membela Persebaya Surabaya 1927.

KOMPAS.COM/ KRISTIANTO PURNOMO Muhammad Fatchu Rochman, pemaian bertahan Timnas U-19 menggunakan kaos nomor 5.

Fatur mengaku nge-fans berat melihat Lahm di Piala Dunia. Namun, ia lupa tahun berapa persisnya. Makin kepincut setelah menyaksikan Lahm bersama Bayern Muenchen. Ia berfilosofi, jika Lahm yang bertubuh kecil saja mahir mengolah bola dan kokoh membendung serangan, dirinya pasti bisa mengikuti.

"Saya suka cara bermain, ketenangannya. Dia kecil, bukan kidal juga seperti saya, tapi bisa pimpin teman-temannya. Dia nyaman main di kiri atau kanan. Sebelum ketemu Pak Indra, posisi asli saya stopper," tutur Fatur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perubahan karier Fatur terjadi seusai timnya, Persekap Kota Pasuruan, menang 3-2 atas timnas U-17, 8 Mei 2012. Saat itu, Indra membawa tim untuk menyeleksi sekaligus blusukan mencari pemain.

Fatur dicoba di berbagai posisi hingga akhirnya fasih ditempatkan sebagai bek sayap kiri sejak timnas kalah 0-1 dari Pesiter Ternate, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, 27 Mei tahun lalu.

"Pak Indra bilang, kalau saya main stopper dan ketemu Australia yang fisiknya tinggi-tinggi, saya mudah dilewati. Menggampangkan penyerang lawan. Jadi saya terus dicoba di kanan, kiri, sampai akhirnya tetap setelah uji coba di Ternate," kenang Fatur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Sports
BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

Badminton
Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Internasional
5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

Sports
Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Liga Inggris
Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Badminton
Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Badminton
“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

Liga Italia
Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Internasional
Ralf Rangnick Latih Man United, Akan Ada Ilmu Baru untuk Ronaldo

Ralf Rangnick Latih Man United, Akan Ada Ilmu Baru untuk Ronaldo

Liga Inggris
Hasil Lengkap Perolehan Poin Ballon d'Or 2021: Messi-Lewandowski Ketat, Ronaldo...

Hasil Lengkap Perolehan Poin Ballon d'Or 2021: Messi-Lewandowski Ketat, Ronaldo...

Internasional
Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Wanita 2021: Ini Baru Permulaan...

Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Wanita 2021: Ini Baru Permulaan...

Internasional
Cerita Pram/Yere Lolos BWF World Tour Finals: 'Chat' Marcus, Nonton Sambil Main Tenis Meja...

Cerita Pram/Yere Lolos BWF World Tour Finals: "Chat" Marcus, Nonton Sambil Main Tenis Meja...

Badminton
Daftar Peserta BWF World Tour Finals 2021, Dua Tunggal Putra India Ukir Sejarah

Daftar Peserta BWF World Tour Finals 2021, Dua Tunggal Putra India Ukir Sejarah

Badminton
Usai 'Patah Hati' di Ajang Ballon d'Or, Lewandowski Kirim Pesan Berkelas untuk Messi

Usai "Patah Hati" di Ajang Ballon d'Or, Lewandowski Kirim Pesan Berkelas untuk Messi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.