Kompas.com - 18/10/2013, 05:39 WIB
Pemain Indonesia berselebrasi usai Yabes Roni Malaifani (2 dari kanan) membobol gawang Filipina pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Indonesia unggul 2-0. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemain Indonesia berselebrasi usai Yabes Roni Malaifani (2 dari kanan) membobol gawang Filipina pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Indonesia unggul 2-0.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
KUPANG, KOMPAS.com — Yabes Roni Malaifani telah menjelma menjadi idola baru bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Kesuksesannya menembus skuad tim nasional Indonesia U-19 dinilai telah mengangkat nama NTT di pentas sepak bola.

Tak heran jika dia mendapat sambutan hangat ketika kembali ke NTT seusai membantu timnas U-19 meraih tiket ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan. Pada kesempatan itu pula, Yabes memberikan sedikit pesan kepada para anak muda NTT yang ingin meraih kesuksesan, seperti yang sedang dirintisnya.

Dalam kunjungannya ke SMAN 2 Kupang, Kamis (17/10/2013), tempat dia mendapat sambutan hangat 1.700 siswa setempat, Yabes meminta agar mereka (para murid) menjauhi hal-hal yang bisa merusak masa depan seperti minuman keras (miras). Dia pun berpesan agar doa selalu menjadi kekuatan.

"Saya minta teman-teman agar menjauhi miras dan tekunlah berlatih dan jangan lupa berdoa," pesan Yabes.

Yabes diterima Wakil Kepala Sekolah Yesaya Gere, dan Stef Reo, pelatih tim sepak bola sekolah itu, yang menjuarai event sepak bola Novanto Cup 2013 (Yabes terpilih dari ajang sepak bola Novanto Cup yang dipadukan dengan seleksi mencari bibit pemain timnas U-19) dengan pengalungan selendang. Di hadapan para siswa, Yabes menceritakan pengalamannya sebagai anak kampung di Moru-Alor, tetapi bisa tampil pada pentas sepak bola nasional U-19.

Nama Yabes menjadi pusat perhatian, terutama bagi masyarakat NTT, setelah mencetak gol ke gawang Filipina pada laga penyisihan Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang 2-0.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persaingan Marko Simic dan Taufik Hidayat dan Rencana Besar Sudirman

Persaingan Marko Simic dan Taufik Hidayat dan Rencana Besar Sudirman

Liga Indonesia
Axelsen dan Antonsen Bayar Denda karena Absen dalam Kejuaraan Nasional Denmark 2021

Axelsen dan Antonsen Bayar Denda karena Absen dalam Kejuaraan Nasional Denmark 2021

Badminton
Gerakan Paling Dominan dalam Sepak Bola

Gerakan Paling Dominan dalam Sepak Bola

Sports
Di Tengah Isu Dicoret dari Pelatnas, Praveen/Melati Berlatih Jelang All England

Di Tengah Isu Dicoret dari Pelatnas, Praveen/Melati Berlatih Jelang All England

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
Creator Battle Tournament Kembali Digelar, Total Hadiah Rp 100 Juta

Creator Battle Tournament Kembali Digelar, Total Hadiah Rp 100 Juta

Sports
Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Sports
PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

Badminton
Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Liga Indonesia
Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Liga Italia
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Liga Indonesia
Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Liga Indonesia
Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Liga Italia
Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sports
Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.