Timnas U-19 Diproyeksikan Ikuti Pelatnas Jangka Panjang

Kompas.com - 17/10/2013, 20:48 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono. Kompas.com/ Okky Herman DilagaSekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan akan mempertahankan komposisi pemain skuad tim nasional Indonesia U-19 yang saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi putaran final Piala Asia 2014. Salah satu caranya adalah dengan memasukkan Evan Dimas dan kawan-kawan ke pemusatan latihan hingga 2015 mendatang.

Setelah sukses memastikan satu tempat di Piala Asia 2015 seusai mengalahkan Korea Selatan 3-2, Sabtu (12/10/2013), para pemain timnas U-19 kini tengah menjalani liburan selama sepekan. Badan Tim Nasional (BTN) serta tim pelatih timnas U-19 pun baru akan membicarakan program selanjutnya pada pekan depan.

Akan tetapi, di tengah-tengah masa liburan skuad Garuda Jaya, muncul kabar bahwa sejumlah klub ISL ingin merekrut para pemain timnas U-19. Salah satu klub yang paling ngebet adalah Arema Indonesia, yang disebut ingin menarik tujuh pemain timnas U-19 yang merupakan jebolan SAD.

Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak menghalangi para pemain untuk melakukan negosiasi dengan klub-klub profesional. Akan tetapi, menurutnya, menurut kesepakatan awal dengan manajemen timnas U-19, para pemain lebih baik dimasukkan ke dalam pelatnas jangka panjang dan tidak bergabung dengan klub.

"Dialog awal dengan manajemen timnas bahwa timnas U-19 ini akan dipertahankan atau mayoritas aktivitasnya akan ada di pelatnas timnas hingga 2015," ungkap Joko di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Menurut Joko, PSSI akan terus membantu agar kesuksesan timnas U-19 bisa berlanjut di putaran final Piala Asia 2014. Menurutnya, sejumlah masalah seperti program serta nasib kelanjutan para pemain timnas U-19 akan diserahkan sepenuhnya kepada manajamen serta tim pelatih timnas U-19.

"Ini akan diawali dengan perancanaan detail dengan tim pelatih karena beban yang diberikan kepada mereka pada dasarkan akan dijalankan oleh tim manajemen U-19 dan kaptennya itu sendiri adalah pelatih. Oleh karenanya, penting untuk mendengarkan bukan mengarahkan program timnas U-19 karena itu semua akan didengarkan dari tim pelatih," kata Joko.

Indra Sjafri sendiri sebelumnya sempat mengimbau kepada klub-klub ISL tidak menggangu konsentrasi para pemainnya. Pasalnya, pelatih asal Padang itu mengaku tim pelatih serta para pemain skuad Garuda Jaya saat ini ingin fokus terlebih dahulu untuk menghadapi putaran final Piala Asia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X