Kompas.com - 14/10/2013, 17:06 WIB
Evan Dimas melakukan selebrasi dengan mengangkat tangan usai melesakkan gol ke gawang Korea Selatan, Sabtu (12/10/2013). TRIBUNNEWS/DANY PERMANAEvan Dimas melakukan selebrasi dengan mengangkat tangan usai melesakkan gol ke gawang Korea Selatan, Sabtu (12/10/2013).
EditorTri Wahono


JAKARTA, KOMPAS.com
- Sikap PSSI yang selalu meributkan masalah teknis organisasi dan prosedur dinilai merugikan atlet. Kasus terakhir adalah soal status pemain timnas U-19 Evan Dimas Darmono dan pemain timnas senior Andik Vermansyah.

Alih status Evan Dimas dari pemain amatir ke profesional ditolak oleh PSSI dengan alasan klub asal Evan Dimas, yakni Persebaya 1927, tidak diakui sebagai anggota PSSI. Sementara Andik Vermansyah yang berasal dari klub yang sama juga terancam tidak mendapat international transfer certificate (ITC) dari PSSI.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hajriyanto Y. Thohari, mengaku heran melihat sikap PSSI yang terkesan selalu ribut. Dan ironisnya menurut dia, yang diributkan selalu masalah perebutan kewenangan yang sifatnya prosedural saja.

Hajriyanto Y. Thohari mengatakan, PSSI dan Kemenpora seyogianya sadar bahwa aturan organisasi itu hanyalah alat atau instrumen untuk meraih tujuan-tujuan yang sifatnya substansial. Pembinaan karakter bangsa sekaligus prestasi sepak bola nasional harus diutamakan.

"Pelatih dan pemain Tim U-19 sudah mulai ada tanda-tanda bagus dengan prestasi yang lumayan gemilang. Tapi ini kan baru mulai mau bagus. Publik juga sudah mulai memberikan dukungan kepada mereka," ungkap Hajriyanto, Senin (14/10/2013).

"Respons rakyat yang positif ini mestinya dijadikan momentum untuk bangkitnya persepakbolaan nasional. Bukannya malah ribut dan berkelahi lagi hanya karena soal-soal organisasi dan administrasi yang remeh temeh itu!" ujarnya.

Menurut Hajriyanto, persoalan alih status Evan Dimas dari pemain amatir ke profesional hanya persoalan organisasi dan administrasi yang remeh-temeh. Jauh lebih penting bagaimana mengharumkan nama bangsa dan negara yang sedang dikukir belasan anak muda berprestasi di rumput hijau ketimbang terus menerus berpolemik soal ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ingat, publik sudah sangat jenuh dan bosan dengan konflik-konflik PSSI selama ini," tegas dia.

Sebelumnya Sekretaris PT Liga yang juga menjabat Deputi Bidang Organisasi PSSI, Tigor Shalom Boboy, mengatakan, Evan Dimas masih dimungkinkan mendapat status resmi sebagai pemain profesional. Syaratnya, dia mau bergabung dengan klub lain di luar Persebaya 1927.

Persebaya 1927 adalah klub yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, Maret silam, PSSI menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.

Untuk kompetisi profesional paling elite akan terdiri atas 22 klub, gabungan dari 18 klub Liga Super Indonesia (ISL) dan 4 klub IPL, ditentukan dari hasil kompetisi musim ini. Namun, untuk klub IPL yang punya ”kembaran” di ISL dan masuk empat besar, klub IPL itu (ada tambahan istilah dan bukan anggota PSSI) akan dicoret dan digantikan klub di bawahnya yang tidak bermasalah.

Menyangkut Andik, Tigor mengatakan, PSSI juga tidak akan mempersulit pemain tersebut jika nantinya dia jadi bermain di Ventforut Kofu. PSSI akan tetap mengeluarkan ITC Andik untuk Federasi Sepak Bola Jepang.

"Namun, di ITC itu, keterangan asal klub Andik bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang musim depan akan bermain di ISL," ujarnya. Hal itu dimungkinkan karena sebelum terjadi dualisme liga dan kepengurusan federasi sepak bola Indonesia, Andik bermain di klub Persebaya yang saat itu diakui PSSI.(Srihandriatmo Malau)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persikabo Vs Persib, Maung Bandung Bawa Misi Putus Deret Hasil Seri

Persikabo Vs Persib, Maung Bandung Bawa Misi Putus Deret Hasil Seri

Liga Indonesia
Jadi 'Korban' Kemenangan Juventus, Dybala-Morata Absen Lawan Chelsea

Jadi "Korban" Kemenangan Juventus, Dybala-Morata Absen Lawan Chelsea

Liga Italia
Jadwal Liga Champions - PSG Vs Man City, Momen Reuni Messi-Guardiola?

Jadwal Liga Champions - PSG Vs Man City, Momen Reuni Messi-Guardiola?

Liga Champions
Hasil 8 Besar Piala Dunia Futsal, Brasil-Argentina Susah Payah ke Semifinal

Hasil 8 Besar Piala Dunia Futsal, Brasil-Argentina Susah Payah ke Semifinal

Sports
Piala Sudirman 2021, Hasil Sempurna Indonesia pada Ujian Pertama

Piala Sudirman 2021, Hasil Sempurna Indonesia pada Ujian Pertama

Sports
Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Sports
Jadwal Liga 1 Pekan Kelima, PSM Vs Barito Putera Jadi Pembuka

Jadwal Liga 1 Pekan Kelima, PSM Vs Barito Putera Jadi Pembuka

Liga Indonesia
Drama Derbi Roma: Sensasi Sarri, Mourinho Rapat Darurat di Lapangan

Drama Derbi Roma: Sensasi Sarri, Mourinho Rapat Darurat di Lapangan

Liga Italia
Persikabo 1973 Vs Persib, Tiga Pilar Andalan Maung Bandung Terancam Absen

Persikabo 1973 Vs Persib, Tiga Pilar Andalan Maung Bandung Terancam Absen

Liga Indonesia
Chant Suporter Indonesia pada Piala Sudirman, dari Terpesona hingga Menang Lagi

Chant Suporter Indonesia pada Piala Sudirman, dari Terpesona hingga Menang Lagi

Sports
Jadwal Piala Sudirman - Usai Tekuk NBFR, Indonesia Tantang Kanada

Jadwal Piala Sudirman - Usai Tekuk NBFR, Indonesia Tantang Kanada

Badminton
Kisah Tokoh Helsinki dan Perjuangan Atlet Indonesia di Piala Sudirman

Kisah Tokoh Helsinki dan Perjuangan Atlet Indonesia di Piala Sudirman

Sports
Klasemen Liga Spanyol - Barcelona Dekati 5 Besar, Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Klasemen Liga Spanyol - Barcelona Dekati 5 Besar, Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Liga Spanyol
Hasil Piala Sudirman: Taiwan Hajar Tahiti, Indonesia Sempurna

Hasil Piala Sudirman: Taiwan Hajar Tahiti, Indonesia Sempurna

Badminton
Klasemen Liga Italia - Napoli Geser AC Milan di Puncak, Juventus...

Klasemen Liga Italia - Napoli Geser AC Milan di Puncak, Juventus...

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.