Kompas.com - 14/10/2013, 11:55 WIB
Pemain Indonesia, Evan Dimas, berselebrasi usai membobol gawang Korea Selatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemain Indonesia, Evan Dimas, berselebrasi usai membobol gawang Korea Selatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2.
EditorTri Wahono


JAKARTA, KOMPAS.com
 — CEO PT Persebaya Indonesia Cholid Gomorah mengatakan, Andik Vermansyah dan Evan Dimas Darmono masih tercatat sebagai pemain di Persebaya 1927. "Evan Dimas terikat kontrak dengan Persebaya 1927. Dia juga lahir di klub binaan kami," tutur Cholid ketika dihubungi di Surabaya, Sabtu (12/10/2013).

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas sikap PSSI yang menolak alih status Evan, kapten tim nasional U-19, dari amatir menjadi profesional karena berasal dari klub yang tidak diakui PSSI. Adapun Andik tengah menjajaki bermain di klub Liga Jepang Ventforut Kofu. Untuk hijrah, dia perlu international transfer certificate (ITC) dari PSSI.

PSSI berdalih, alih status Evan masih dimungkinkan dengan syarat pindah ke klub profesional lain yang diakui PSSI. Adapun Andik dijanjikan tetap mendapat ITC dengan catatan, klub yang tertera di surat perjanjian antar-federasi beda negara itu bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang akan bermain di Liga Super Indonesia (ISL).

Dalam suatu kesempatan, CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Widjajanto berjanji akan memperjuangkan nasib Persebaya 1927 dan tim lain yang tak diakui atau mendapat hukuman dari PSSI.

Sebelumnya, PSSI telah mendiskualifikasi tiga tim peserta IPL, yaitu Persibo Bojonegoro, Persema Malang, dan Persija, lantaran sering kalah walk out. Sementara tim yang tidak diakui PSSI ialah Persebaya 1927 dan Arema IPL karena memiliki ”kembaran” di ISL.

”Kami sangat menyayangkan status Persebaya 1927 dan Arema yang tidak diakui. Namun, kami akan berusaha untuk membantu tim-tim tersebut dengan menyediakan tim asistensi yang akan membantu mereka dalam proses hukum,” papar Widjajanto.

Widjajanto menyatakan mendukung langkah PSSI untuk melakukan penyatuan liga. Namun, dia juga menegaskan, unifikasi tetap harus dilakukan tanpa harus merugikan beberapa pihak. ”Kita harus melihat peserta kompetisi. Merekalah yang harus diselamatkan,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Widjajanto, PSSI harusnya lebih bijak dalam menyikapi status pemain atau pemain yang membutuhkan lisensi dari federasi. "Terlebih mereka punya jasa bagi permainan Indonesia di kancah internasional," katanya.

Evan dan Andik penyatu

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo justru optimistis polemik tentang dualisme Persebaya Surabaya bisa selesai. Faktor yang menjadi kunci solusi justru karena adanya Evan Dimas dan Andik Vermansyah.

"Saya justru berharap adanya Evan dan Andik bisa menjadi jalan masuk solusi penyatuan dua Persebaya," kata Roy saat ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis lalu.

Roy menambahkan, PSSI mau tidak mau harus mengakui status Evan. Jika tidak dilakukan, apa yang telah diraih Evan Dimas bersama Timnas U-19 bisa saja dianulir karena permasalahan status tersebut. "Kalau tidak diakui, nanti kemenangan timnas bisa saja dianulir," kata Roy.

Evan merupakan kapten tim nasional Indonesia U-19 saat merebut gelar juara Piala AFF U-19. Sabtu pekan lalu, Evan juga mencetak tiga gol saat timnas U-19 menekuk Korea Selatan di laga Grup G Piala Asia U-19.

Ditanya rencana Persebaya 1927 yang akan membawa kasus ini ke jalur hukum, Roy berharap itu tidak dilakukan. "Tak semua masalah dibawa ke jalur hukum. Mereka berasal dari darah dan daerah yang sama, Surabaya, Jawa Timur," tuturnya. (K10)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Sports
Jadwal Liga 1 Pekan Kelima, PSM Vs Barito Putera Jadi Pembuka

Jadwal Liga 1 Pekan Kelima, PSM Vs Barito Putera Jadi Pembuka

Liga Indonesia
Drama Derbi Roma: Sensasi Sarri, Mourinho Rapat Darurat di Lapangan

Drama Derbi Roma: Sensasi Sarri, Mourinho Rapat Darurat di Lapangan

Liga Italia
Persikabo 1973 Vs Persib, Tiga Pilar Andalan Maung Bandung Terancam Absen

Persikabo 1973 Vs Persib, Tiga Pilar Andalan Maung Bandung Terancam Absen

Liga Indonesia
Chant Suporter Indonesia pada Piala Sudirman, dari Terpesona hingga Menang Lagi

Chant Suporter Indonesia pada Piala Sudirman, dari Terpesona hingga Menang Lagi

Sports
Jadwal Piala Sudirman - Usai Tekuk NBFR, Indonesia Tantang Kanada

Jadwal Piala Sudirman - Usai Tekuk NBFR, Indonesia Tantang Kanada

Badminton
Kisah Tokoh Helsinki dan Perjuangan Atlet Indonesia di Piala Sudirman

Kisah Tokoh Helsinki dan Perjuangan Atlet Indonesia di Piala Sudirman

Sports
Klasemen Liga Spanyol - Barcelona Dekati 5 Besar, Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Klasemen Liga Spanyol - Barcelona Dekati 5 Besar, Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Liga Spanyol
Hasil Piala Sudirman: Taiwan Hajar Tahiti, Indonesia Sempurna

Hasil Piala Sudirman: Taiwan Hajar Tahiti, Indonesia Sempurna

Badminton
Klasemen Liga Italia - Napoli Geser AC Milan di Puncak, Juventus...

Klasemen Liga Italia - Napoli Geser AC Milan di Puncak, Juventus...

Liga Italia
Tantangan di Balik Indahnya Venue Sepak Bola PON XX Papua 2021

Tantangan di Balik Indahnya Venue Sepak Bola PON XX Papua 2021

Liga Indonesia
Marcus/Kevin Termotivasi Bawa Pulang Piala Sudirman ke Tanah Air

Marcus/Kevin Termotivasi Bawa Pulang Piala Sudirman ke Tanah Air

Badminton
Profil Philippe Coutinho, Hidup Enggan Mati Tak Mau

Profil Philippe Coutinho, Hidup Enggan Mati Tak Mau

Sports
Hasil Lazio Vs AS Roma - Drama 5 Gol Berakhir Tragis bagi Pasukan Morinho

Hasil Lazio Vs AS Roma - Drama 5 Gol Berakhir Tragis bagi Pasukan Morinho

Liga Italia
Sinar Bukayo Saka bersama Arsenal, Ukir Sejarah pada Derbi London Utara

Sinar Bukayo Saka bersama Arsenal, Ukir Sejarah pada Derbi London Utara

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.