Kompas.com - 12/10/2013, 23:34 WIB
Pemain Indonesia Evan Dimas (2 dari kanan), Muhammad Hargiano (nomor 8), Zulfriandi (nomor 19) dan Muchlis Hadi Ning (kanan) berselebrasi setelah Evan membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemain Indonesia Evan Dimas (2 dari kanan), Muhammad Hargiano (nomor 8), Zulfriandi (nomor 19) dan Muchlis Hadi Ning (kanan) berselebrasi setelah Evan membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com — Gelandang Evan Dimas menilai rekan-rekannya memiliki peranan penting di balik tiga gol yang diciptakannya saat membungkam Korea Selatan 3-2 pada pertandingan terakhir penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10/2013).

"Kami mengucap syukur telah diberikan kemenangan. Saya bersama teman-teman sudah berjuang mati-matian. Tanpa mereka, aku tidak bisa begini. Aku berterima kasih kepada mereka," jelas Evan seusai pertandingan.

Evan menciptakan gol pertamanya pada menit ke-30. Berawal dari serangan di sektor kanan pertahanan Korea, Ilham berhasil melepaskan umpan silang yang langsung disambut Evan Dimas dengan mencocor bola ke gawang Korea Selatan. Evan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49. Pemain Persebaya 1927 tersebut dengan sempurna memanfaatkan umpan tarik Maldini.

Maldini yang menyisir di sayap kanan berhasil menembus kotak penalti, dan memberikan umpan tarik kepada Evan Dimas. Sang kapten dengan tenang mengontrol bola dan melepaskan tendangan dengan kaki kirinya dan gol. Sementara gol terakhir Evan tercipta pada menit ke-86.

Evan mengungkapkan rahasia kemenangan timnya berkat rasa berani yang tinggi. "Seperti yang aku bilang, semua bisa dikalahkan. Kecuali Tuhan," tegasnya.

Dengan kemenangan ini, Indonesia meraih tiket putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung tahun depan di Myanmar karena menjadi juara grup dengan raihan sembilan poin. Sedangkan Korea, sang juara bertahan dan juga peraih 12 gelar ajang ini, hanya bisa berharap menjadi runner-up terbaik untuk menjadi pendamping tim Merah Putih karena hanya mengumpulkan enam poin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.