Kompas.com - 09/10/2013, 16:18 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengaku kurangnya sosialisasi pemindahan lokasi pertandingan dari Sidoarjo ke Jakarta turut andil dalam sepinya penonton pada hari pertama babak kualifikasi Grup G Piala Asia U-19 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2013).

Laga tim tuan rumah yang diperkirakan akan ramai disaksikan langsung para suporter di stadion ternyata hanya disaksikan oleh sekitar 11.000 orang. Padahal, alokasi tiket yang tersedia baik di loket maupun online mencapai 60.300 lembar.

"Saya banyak mendapatkan informasi bahwa masyarakat tidak tahu kalau laga kualifikasi Piala Asia U-19 dipindahkan dari Sidoarjo ke Jakarta," kata Direktur Pemasaran PSSI Edy Prasetya, Rabu (9/10/2013).

Edy menjelaskan, menurut data yang ia terima, tiket yang laku terjual hanya 4.019 lembar. Jumlah tersebut belum termasuk tiket yang dijual via agen-agen online.

"Kalau yang pesan online, datanya adalah akumulasi dari tiga pertandingan, bukan jumlah di hari pertama saja," katanya.

Dari total penjualan tiket hari pertama, PSSI mendapatkan pemasukan sekitar Rp 250 juta. Jumlah itu diakui Edy bukan jumlah yang menguntungkan. Namun, ia mengaku hal tersebut tidak masalah karena pihaknya lebih memprioritaskan pembinaan sepak bola.

Babak kualifikasi Grup G Piala AFC U-19 2014 masih menyisakan dua hari pertandingan pada Kamis (10/10/2013) dan Sabtu (12/10/2013) yang diisi dua laga. Edy berharap, sosialisasi lewat media massa bisa mendatangkan lebih banyak penonton untuk menyaksikan laga tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.