Kompas.com - 09/10/2013, 06:20 WIB
Kiper Barcelona, Victor Valdes. Dok. MarcaKiper Barcelona, Victor Valdes.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
BARCELONA, KOMPAS.com — Kiper Barcelona, Victor Valdes, mengaku lebih memilih menghadapi penalti bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ketimbang bertemu bek Madrid, Pepe, di sebuah gang sepi.

Pengakuan itu diungkapkan Valdes dalam program televisi Spanyol bertajuk El Hormiguero. Selain berbicara mengenai masa depannya bersama Barcelona, Valdes juga sempat ditanya perihal tanggapannya mengenai para pemain Madrid.

Seperti dilansir Marca, dalam sebuah kesempatan Valdes kemudian ditanya oleh sebuah boneka yang salah satu pendukung program acara itu. "Mana yang lebih mengerikan, bertemu Pepe di sebuah gang yang gelap atau menghadapi tendangan penalti Cristiano Ronaldo?"

Tanpa berpikir panjang, Valdes pun menjawab, "Pepe." Setelah itu, kiper asal Spanyol dan pembawa acara program tersebut pun larut dalam tawa.

Pepe selama ini memang terkenal sebagai bek yang kasar bila bertanding. Bahkan, spekulasi yang berkembang, aksi-aksi bek asal Portugal tersebut divideokan oleh Barcelona meski kubu "El Barca" akhirnya membantah.

Video Valdes ditanya soal Pepe dan Ronaldo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Marca
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
'Cocoklogi' Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

"Cocoklogi" Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

Sports
Alasan Greysia Polii Diminta Tidak Pensiun Dulu Usai Olimpiade Tokyo

Alasan Greysia Polii Diminta Tidak Pensiun Dulu Usai Olimpiade Tokyo

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X