Kompas.com - 08/10/2013, 23:54 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com — Kurangnya jumlah penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ternyata tak lepas dari pengamatan penggawa tim Indonesia U-19. Bahkan, menurut pelatih Indra Sjafri, para pemain sempat mempertanyakan kondisi stadion yang tak seramai saat mereka bermain di Sidoarjo pada turnamen AFF U-19 lalu.

"Memang tadi di stadion, anak-anak sempat bilang kok tidak seramai di Sidoarjo, lebih enak di sana. Makanya, mudah-mudahan besok lebih banyak. Kalau ingin menang, kita satukan tekad dan keinginan," kata Indra, Selasa (8/10/2013), seusai pertandingan melawan Laos.

Dalam laga tersebut tim Garuda Muda menang 4-0 dari sang lawan meski SUGBK tampak lengang. Para suporter yang hadir tampak hanya tersebar memadati bangku penonton di tribun-tribun paling atas dan tengah stadion.

Pun demikian, jumlah sedikit ini tak berarti penonton tak antusias. Di beberapa sudut stadion masih tampak banner-banner suporter dan bendera Merah Putih menggantung. Para suporter pun tetap bersemangat mengumandangkan chants, membunyikan trompet atau drum sebagai bentuk dukungan untuk Evan Dimas dkk.

Lebih lanjut, Indra menilai kunci permainan timnya bukan lagi soal teknis, melainkan soal mental. Apalagi setelah ia menyadari timnya tampil di bawah standar pada babak pertama.

"Anak-anak tampil seolah sudah jadi bintang, tidak mau berlari. Mungkin sudah larut karena di usia 18-19 jadi juara AFF yang 22 tahun tidak dimenangkan. Kalau bangkit, punya satu tujuan, kami bisa mencapai tujuan lebih tinggi," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.