Kompas.com - 02/10/2013, 22:05 WIB
Tukang gedor Semen Padang, Nico Malau dan Edward Wilson Junior (kostum merah) Rabu (1/5/2013) melakukan penetrasi di antara para pemain belakang Churchill Brothers dalam lanjutan laga Piala AFC 2013. Pada pertandingan di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat itu Semen Padang unggul 3-1 (1-0) atas Churchill Brothers.

KOMPAS/INGKI RINALDITukang gedor Semen Padang, Nico Malau dan Edward Wilson Junior (kostum merah) Rabu (1/5/2013) melakukan penetrasi di antara para pemain belakang Churchill Brothers dalam lanjutan laga Piala AFC 2013. Pada pertandingan di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat itu Semen Padang unggul 3-1 (1-0) atas Churchill Brothers.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menawarkan rekomendasi terkait penyelesaian kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Rekomendasi tersebut merupakan hasil dari pertemuan antara PSSI, PT Liga Prima Sportindo (LPIS), dan klub peserta di Hotel Sultan, Rabu (2/10/2013).
 
Sekjen PSSI, Joko Driyono, menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut terdiri dari dua opsi. Opsi pertama, kata Joko, empat tim yang berhak mewakili IPL akan ditentukan berdasarkan lisensi klub profesional.  Opsi kedua yakni, empat klub yang berhak mendapatkan tiket ke Indonesia Super League (ISL) ditentukan melalui play-off, minus Semen Padang.

"Semen Padang tidak perlu ikut play-off karena mendapatkan wild-card. Sementara sepuluh klub lain akan dibagi ke dalam dua grup. Tiga klub teratas masing-masing grup digabung dengan Semen Padang," jelas Joko.

Dari tujuh klub tersebut, kemudian akan mengerucut menjadi empat tim berdasarkan lisensi klub profesional yang memiliki nilai baik. "Itulah yang akan menjadi wakil LPI," tutur Joko.

Sebelas klub yang berhak mengikuiti play-off adalah Semen Padang, Pro Duta, Perseman Manokwari, Persiba Bantul, PSM Makassar, PSIR Rembang, Persijap, Persepar Palangkaraya, Persiraja, PSLS Lhokseumawe, dan Bontang FC.

Joko menjelaskan bahwa rekomendasi ini akan diputuskan dalam Komite Eksekutif PSSI malam ini. "Besok sudah ada keputusan soal opsi apa yang dipilih untuk penyelesaian LPI. Termasuk soal lokasi dan waktu pelaksanaannya. Namun yang pasti, babak play-off akan langsung berada di bawah kontrol PSSI, tidak lagi di bawah LPIS," beber Joko. 

Sementara itu, Direktur Utama Semen Padang, Erizal Anwar, menyambut baik rekomendasi yang
ditawarkan PSSI. "Saya tidak tahu persis, pertimbangan mereka memberikan wild-card.
Namun, saya rasa kami layak (diberi wild-card), karena kami sudah berlaga di ranah Asia untuk
membela Indonesia, Kami siap apapun keputusan komisi eksekutif nanti, apakah benar-benar
memutuskan play-off atau langsung verifikasi," tutur Erizal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.