Kompas.com - 30/09/2013, 20:24 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono. Kompas.com/ Okky Herman DilagaSekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI berencana mengundang klub-klub Indonesian Premier League (IPL) dan Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) pada Rabu (2/10/2013) untuk membahas format kompetisi terbaru. Hal ini dilakukan karena Komite Eksekutif PSSI menganggap penyelenggaraan IPL dan Divisi Utama PT LPIS sudah tidak valid.

"Surat undangan sudah kami terbitkan hari ini, Senin (30/9/2013), kepada para klub-klub tersebut," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2013).

Menurut Joko, pembahasan tersebut merupakan amanat Kongres Luar Biasa (KLB), terutama tentang unifikasi liga. Untuk kompetisi musim depan, lanjut Joko, hasil unifikasi liga akan diambil empat klub terbaik IPL, kecuali Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Arema Indonesia, dan Persema Malang. 

"Untuk IPL, kami hanya akan mengundang 11 klub IPL. Kami memang fokus ke IPL, karena keluhan yang ekstrem di level satu," lanjut Joko.

Joko melanjutkan, PSSI telah mempersiapkan beberapa opsi terkait kelanjutan kompetisi baik di IPL dan Divisi Utama. Opsi yang sebelumnya dikemukakan Komisi Disiplin PSSI, yaitu bahwa PSSI menentukan format sementara dan PT LPIS tetap menjadi operator, dianggap sulit untuk dijalankan mengingat PT LPIS sudah dinilai tidak mampu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.