Kompas.com - 27/09/2013, 16:53 WIB
Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan (kiri). KOMPAS.com/LARIZA OKY ADISTYKetua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan (kiri).
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Disiplin PSSI memutuskan untuk melimpahkan nasib penyelenggaraan Indonesian Premier League (IPL) kepada Komite Eksekutif PSSI setelah menganggap PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) tidak sanggup untuk menjalankan kompetisi tersebut.

"Sebenarnya keputusan ini sudah diambil sejak pekan lalu dan kami menganggap LPIS tidak bisa menjalankan kompetisi. Maka dari itu kami limpahkan langsung kepada Exco," ungkap Ketua Komdis, Hinca Panjaitan di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (27/9/2013).

LPIS sebelumnya telah diminta oleh Komdis untuk merevisi jadwal dan klasemen IPL dan Divisi Utama terkait masalah-masalah beberapa klub yang sudah didiskualifikasi. Namun, menurut Komdis, LPIS tidak menyelesaikan hal itu sesusai dengan waktu yang ditetapkan.

Hinca mengatakan, Komdis menilai LPIS saat ini sudah tidak bisa menjalankan IPL karena berbagai masalah tersebut. Oleh karena itu, mengenai keputusan untuk membubarkan atau meneruskan IPL akan diserahkan ke Exco yang memberikan kewenangan penyelenggaraan IPL kepada LPIS.

"Jadi, nasib IPL nanti akan ditentukan pada rapat Exco PSSI yang akan digelar Sabtu (28/9/2013) di Jakarta," terang Hinca.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.