Kompas.com - 25/09/2013, 21:26 WIB
Seluruh pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan selebrasi usai mengalahkan Timnas Vietnam, pada Pertandingan Final AFF Youth Championship U-19 di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013). SURYA/ERFAN HAZRANSYAHSeluruh pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan selebrasi usai mengalahkan Timnas Vietnam, pada Pertandingan Final AFF Youth Championship U-19 di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
SURABAYA, KOMPAS.com — Badan Tim Nasional PSSI memagari pemain-pemain Timnas U-19 yang baru saja memenangi Piala AFF U-19 dari godaan shooting dan menjadi bintang iklan aneka produk dalam tayangan televisi.

"Kami khawatir akan terkontaminasi dunia hiburan dan menjadi terlalu sibuk dengan agenda di luar sepak bola. Sebab, itu akan merugikan pemain sendiri dan berpengaruh ke mental," ujar Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti kepada wartawan di Surabaya, Rabu (25/9/2013).

Berdasarkan pengalaman dari beberapa pemain sepak bola yang mulai masuk ke dunia hiburan, dia menilai hal itu mengganggu jadwal dan berimbas pada pengurangan kemampuan dalam bermain bola. Terlebih lagi, dalam beberapa waktu terakhir ini cukup banyak pemain sepak bola utama Indonesia yang menjadi bintang iklan hingga terlibat dalam sinetron.

Di tempat yang sama, La Nyalla yang juga merupakan Wakil Ketua Umum PSSI berharap agar para pemain timnas U-19 tidak terlalu digoda untuk masuk ke sebuah klub. Ini karena Evan Dimas dkk akan menjalani laga penting pada babak kualifikasi AFC U-19 di Sidoarjo, Oktober mendatang.

"Di ajang itu, kami tidak main-main dan target lolos (adalah) ke Piala AFC. Apalagi dari satu grup, hanya peringkat paling atas yang secara otomatis lolos," kata dia.

Timnas Indonesia bakal mengarungi pertandingan yang tidak mudah karena satu grup dengan Korea Selatan, Laos, dan Filipina. Semua pertandingan akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo. Oleh karena itu, sebagai tuan rumah, timnas diharapkan tampil konsisten dan lolos ke fase berikutnya.

Di ajang Kualifikasi Piala AFC nanti, Indonesia wajib keluar sebagai juara grup untuk bisa lolos langsung ke putaran final Piala AFC U-19 di Myanmar 2014. Jika tidak bisa keluar sebagai yang terbaik di fase grup, maka Indonesia wajib masuk dengan enam negara lainnya di posisi runner-up terbaik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua pemain akan kembali mengikuti pelatihan nasional di Sidoarjo setelah diberikan libur tiga hari," kata dia.

Untuk status pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, La Nyalla mengaku PSSI masih memberikan kepercayaan terhadap pelatih asal Padang, Sumatera Barat, tersebut.

Kemungkinan besar, lanjut dia, akan ada beberapa pemain tambahan dari 20 orang yang ada saat ini. Bahkan, dua pemain asal Perseru Serui, Papua, masuk dalam radar incaran dengan harapan mampu menambah daya gedor tim Garuda Muda.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.