Kompas.com - 25/09/2013, 18:09 WIB
Persema Malang saat melawan Semen Padang, dalam laga IPL di Stadion Gajayana, Rabu (26/6/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunPersema Malang saat melawan Semen Padang, dalam laga IPL di Stadion Gajayana, Rabu (26/6/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MALANG, KOMPAS.com — Tim Persema Malang akhirnya dibubarkan secara resmi setelah manajemen tim berjuluk Laskar Ken Arok itu menggelar rapat bersama Pengurus Cabang PSSI Kota Malang dan perwakilan dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

"Kami segera mengumumkan dan menyampaikan secara langsung kepada pemain dan pelatih terkait pembubaran tim untuk memberikan kepastian kalau Persema tidak akan melanjutkan putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) musim ini," tegas Plt CEO Persema Dito Arief, Rabu (25/9/2013) di Malang.

Menurut dia, dengan membubarkan tim akan memberikan kepastian bagi pemain, sehingga pemain yang ingin pindah dan berkarier di klub lain tidak ragu-ragu lagi.

Pembubaran tim Persema tersebut, lanjutnya, salah satunya disebabkan tidak adanya kepastian (jawaban) dari Komisi Banding PSSI terkait banding yang diajukan manajemen Persema atas sanksi yang dijatuhkan pada tim tersebut.

Menyinggung pengelolaan Persema yang selama ini ditangani oleh PT Singosari Sakti Indonesia, Dito mengatakan juga akan divakumkan dari kompetisi sepak bola di Tanah Air sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Oleh karena itu, kata Dito, dalam waktu dekat ini manajemen juga akan menyerahkan Persema ke Pengcab PSSI Kota Malang. Namun, sebelum diserahkan, manajemen akan melakukan kajian teknis terlebih dahulu.

Mengenai tunggakan gaji pemain dan pelatih selama lima bulan yang belum dibayarkan manajemen, Dito secara tegas mengatakan akan tetap menyelesaikan hak-hak mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua persoalan yang berkaitan dengan hak pemain akan kami selesaikan. Untuk memenuhi hak-hak pemain dan pelatih ini, manajemen akan meminta ganti rugi ke konsorsium PT LPIS," tegasnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Malang Sutiaji juga menyarankan agar Persema yang diberi sanksi oleh PSSI dan turun takhta ke divisi III alias liga amatir tersebut diserahkan ke Pengcab PSSI Kota Malang.

"Lebih baik Persema diserahkan ke Pengcab PSSI Kota Malang saja, sehingga bisa mempersiapkan diri lebih matang untuk mengarungi kompetisi divisi III musim depan yang selanjutnya mampu naik takhta kembali ke liga profesional," tuturnya.

Persema didiskualifikasi dari putaran II kompetisi LPI 2013 karena beberapa kali tidak bertanding alias kalah WO. Selain didiskualifikasi, Persema juga dijatuhi sanksi turun ke divisi III oleh PSSI era Nurdin Halid karena telah membelot dari kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) pada tahun 2011 dan bergabung dengan kompetisi LPI.

Pada awal mengikuti kompetisi LPI, anggaran operasional dan kebutuhan tim lainnya ditanggung oleh konsorsium PT LPIS. Namun, memasuki tahun kedua, finansial Persema mulai bermasalah, bahkan menunggak gaji pemain dan pelatih, serta beberapa kali tidak mampu melakoni pertandingan luar kandang (away).

Akibatnya, pada putaran II LPI yang digelar mulai awal September lalu, Persema didiskualifikasi bersama Persibo Bojonegoro dan Persija LPI, sehingga kompetisi LPI saat ini hanya diikuti oleh 13 klub.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.