Pemerintah Apresiasi Perjuangan Timnas U-19

Kompas.com - 23/09/2013, 13:45 WIB
Menteri Pumuda dan Olahraga, Roy Suryo. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Menteri Pumuda dan Olahraga, Roy Suryo.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, mengapresiasi perjuangan tim nasional U-19 yang sukses meraih gelar juara Piala AFF U-19 2013. Menurut Roy, keberhasilan tersebut merupakan kado bagi masyarakat Indonesia yang rindu akan prestasi sepak bola.

Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final memenangi adu penalti 7-6 atas Vietnam di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013). Adu penalti dilakukan setelah skor imbang 0-0 tak berubah hingga akhir babak tambahan.

"Ini adalah keberhasilan kita semua. Menpora tidak pernah mengklaim keberhasilan ini. Ini adalah keberhasilan masyarakat Indonesia. Pemerintah sangat mengapresiasi mereka," ungkap Roy saat jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (23/9/2013).

Indonesia terakhir mengangkat piala di tingkat ASEAN ketika menjadi juara di SEA Games 1991 cabang sepak bola. Emas didapat tim sepak bola Indonesia setelah menaklukan Thailand dalam babak adu penalti.

Setelah itu, gelar juara seakan terus menjauhi Indonesia. Salah satu contohnya terjadi ketika perhelatan Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011, Indonesia pun harus puas menjadi runner-up setelah ditaklukan Malaysia.

"Ini merupakan sejarah baru prestasi sepak bola Indonesia. Pemerintah mengapresiasi dan salam langsung dari Presiden. Beliau titip pemain semoga menang. Kalau pengurusnya rukun begini kan prestasinya jadi naik," kata Menpora.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X