Kompas.com - 13/09/2013, 15:29 WIB
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman. Dok. SimaungPelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman (Djanur), sedang dirundung duka. Juariah (88) yang merupakan ibunda Djanur meninggal dunia pada Jumat (13/9/2013) pukul 09.00 WIB.

"Pagi tadi sekitar pukul 9, saya menerima kabar bahwa ibu telah meninggalkan kita semua," jelas Djanur seperti dilansir simaung.com.

Janur menjelaskan, ibunya menderita stroke dalam lima tahun terakhir. Djanur mengaku sudah mendapat firasat ibunya akan meninggal menjelang keberangkatan Persib ke Papua.  

"Ibu sudah sakit-sakitan lima tahun ini. Saat saya hendak berangkat bersama tim ke Papua, firasatnya kuat sekali. Makanya saya berkumpul dan bicara dengan keluarga besar di depan ibu bahwa saya ikhlas seandainya ada sesuatu hal yang terjadi. Kalau ada apa-apa, ga usah tunggu saya," ungkap Djanur.

Karena itu, Djanur memilih tetap mendampingi Maung Bandung di Papua. "Sesuai ajaran agama (Islam), pemakaman harus disegerakan dan akan dilaksanakan hari ini juga. Saya hanya bisa berdoa, semoga beliau diterima di sisi-Nya,” ucapnya.

Persib masih memiliki jadwal pertandingan di tanah Papua. Persib akan melakoni partai pamungkas musim ini melawan Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan, Sabtu (15/9/2013).



Sumber Simamaung
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X