Rasialisme Bikin Boateng Angkat Kaki

Kompas.com - 09/09/2013, 21:26 WIB
Kevin-Prince Boateng memberikan keterangan pers, Jumat (30/8/2013), setelah dia resmi menjadi pemain Schalke 04. CAROLINE SEIDELKevin-Prince Boateng memberikan keterangan pers, Jumat (30/8/2013), setelah dia resmi menjadi pemain Schalke 04.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
GELSENKIRCHEN, KOMPAS.com — Direktur Schalke 04 Peter Peters membeberkan alasan Kevin Prince-Boateng bergabung ke klubnya. Pemain Ghana itu mengaku tak tahan dengan rasialisme di Italia, tempatnya bermain bersama AC Milan. Menurut Peters, Boateng sudah membuat sebuah kesepakatan dengan Presiden Milan Silvio Berlusconi.

"Boateng memiliki perjanjian dengan Berlusconi, ia boleh pergi kalau bisa membawa Milan lolos kualifikasi Liga Champions," kata Peters kepada Sport Plus.

Dengan kesuksesan Rossoneri mengatasi PSV di play-off Liga Champions, Milan tak punya alasan menahan mantan pemain Portsmouth tersebut untuk merapat ke Schalke.

Selama berkarier di Milan, Boateng memang pernah menjadi sasaran tindakan rasial penonton. Dalam sebuah pertandingan uji coba melawan Pro Patria pada Januari lalu, ia bahkan sampai meninggalkan lapangan karena tak tahan dengan cemoohan pendukung lawan. Sementara itu, pada bulan April ia juga diteriaki suporter Juventus.

Karena pengalamannya itu, Boateng pernah menyerukan kesadaran terhadap rasialisme. Hal itu ia ungkapkan saat mendapat undangan dari PBB pada Maret lalu di Geneva.

"Salah kalau kita menganggap bisa mengalahkan rasialisme hanya dengan diam. Rasialisme tak ubahnya penyakit yang tak ada obatnya. Kita semua harus berjuang mengalahkannya," kata Boateng kala itu.

Nilai Boateng mencapai 12 juta euro (sekitar Rp 178 miliar) dengan durasi kontrak selama tiga tahun dan opsi perpanjangan selama setahun. Kebetulan ia sudah tak asing dengan Bundesliga.

Dia mengawali kariernya di Hertha Berlin pada 2005. Dua tahun bersama Hertha Berlin, Boateng bergabung dengan Tottenham Hotspur dengan nilai transfer 7,9 juta euro.

Boateng yang sempat dipinjamkan ke Borussia Dortmund memilih hijrah ke Portsmouth. Setahun bersama Portsmouth, Boateng hijrah ke AC Milan pada 2010.



Sumber Bild
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X