Premier League Paling Buntung, Liga Brasil Paling Untung

Kompas.com - 04/09/2013, 09:24 WIB
Penyerang Barcelona, Neymar, merayakan golnya usai membobol gawang Atletico Madrid pada leg pertama Piala Super Spanyol. Berkat gol Neymar tersebut, Barcelona berhasil memaksa Atletico bermain imbang 1-1. AFP PHOTO / JAVIER SORIANOPenyerang Barcelona, Neymar, merayakan golnya usai membobol gawang Atletico Madrid pada leg pertama Piala Super Spanyol. Berkat gol Neymar tersebut, Barcelona berhasil memaksa Atletico bermain imbang 1-1.
|
EditorTjatur Wiharyo
KOMPAS.com - Liga Serie-A Brasil menjadi liga domestik yang paling banyak meraup keuntungan pada bursa transfer musim panas 2013, dibandingkan dengan liga-liga top lainnya macam Premier League, Ligue 1, Liga BBVA, dan Liga Serie-A Italia.

Total, keuntungan kompetisi ini mencapai 163,2 juta poundsterling (sekitar Rp 2,8 triliun). Pendapatan dari hasil penjualan pemain mencapai 181 juta poundsterling dan total pengeluaran hanya sebesar 17,9 juta poundsterling. Dengan demikian, pemasukan setiap klub mencapai 9,1 juta poundsterling.

Keuntungan yang diraih Liga Serie-A Brasil jauh di atas Liga BBVA. Liga top di Spanyol ini memperoleh keuntungan sebesar 89 juta pundsterling. Adapun liga-liga beken macam Premier League, dan Ligue 1 memiliki rapor merah. Premier League merupakan liga yang paling jeblok. Liga ini mengalami kerugian sebesar 430 juta poundsterling.

Hal itu terlihat dari total transfer pemain yang mencapai 645 juta poundsterling dengan revenue hanya 222 juta poundsterling. Jadi, setiap klub rata-rata menghabiskan dana 32,2 juta poundsterling untuk belanja pemain.   

Bagaimana Liga Serie-A Brasil bisa menjadi kompetisi paling untung? Hal itu tidak terlepas dari kebijakan 20 tim Serie-A Brasil yang bisa disebut tidak aktif belanja pemain. Pemain yang datang di sebuah klub kebanyakan berstatus pinjam atau kembali dari masa pinjam.

Dari catatan transfermarkt, hanya Internacional dan Santos yang aktif berbelanja pemain. Internacional menghabiskan dana 8,1 juta poundsterling untuk memboyong tiga pemain baru. Begitu juga dengan Santos yang menggelontorkan dana 8,1 juta poundsterling untuk mendapatkan tanda tangan tiga pemain baru.

Selebihnya, klub-klub Brasil lebih banyak menjual pemainnya. Total, ada 324 pemain yang dilepas baik dijual atau pun dipinjam. Neymar menjadi pemain termahal yang dijual. Santos menjual pemain muda asal Brasil tersebut ke Barcelona dengan harga 50,1 juta pounds. Di urutan kedua adalah Bernard. Gelandang muda ini dijual Atletico Mineiro ke Shaktar Donetsk dengan mahar sekitar 22 juta pounds. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X