Rawan Tawuran, Polisi Larang Laga Persis Vs PSS Sleman

Kompas.com - 03/09/2013, 23:08 WIB
Suporter Persis Solo atau lebih dikenal dengan nama Pasoepati, pada laga Batik Cup ketika Persis melawan Timnas U-23 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2012). KOMPAS.com/ Okky Herman DilagaSuporter Persis Solo atau lebih dikenal dengan nama Pasoepati, pada laga Batik Cup ketika Persis melawan Timnas U-23 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2012).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Pertandingan lanjutan Divisi Utama Liga Primer Indonesia Sportindo (LPIS) antara PSS Sleman melawan Persis Solo dipastikan tidak mendapat izin dari kepolisian. Alasannya, pertandingan kedua tim tersebut sering menimbulkan tawuran antara kedua suporter, Slemania dan Pasopati.

Tidak hanya Polres Surakarta, rekomendasi pun tidak dikeluarkan oleh pihak Polda Jawa Tengah. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Intelkam Polresta Solo, Kompol Fahrudin, yang mewakili Kapolresta Solo, Kombes (POl) Asdjima'in.

"Polda Jawa Tengah sudah menegaskan tidak mengeluarkan izin untuk pertandingan antara Persis Solo dan PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo. Jadi apabila panitia nekat melaksanakan akan dianggap ilegal," kata Fahrudin, Selasa (3/9/2013), kepada wartawan.

Fahrudin menambahkan bahwa banyaknya kasus tawuran kedua suporter tersebut sering meresahkan warga sekitar stadion. Di samping itu, seringnya terjadi perusakan baik di dalam atau di luar stadion menjadi pertimbangan pihak keamanan untuk tidak mengizinkan pertandingan itu.

Seperti diketahui, kedua suporter sudah dikenal sangat fanatik terhadap tim mereka dan mempunyai sejarah balas dendam. Oleh karena itu, sangat rawan jika mereka bertemu.

"Meskipun sudah ada jaminan dari pihak panitia, namun pihak keamanan memilih untuk tidak memberikan izin. Tawuran kedua kelompok sudah berlangsung lama dan isinya hanya balas dendam. Apabila pihak panitia masih nekat, akan ada tindakan hukum terhadap pelaksana jika berujung pada kekerasan," katanya.

Pihak keamanan menyarankan untuk memilih stadion di luar Jawa Tengah untuk menjaga kondisi dan situasi keamanan. Pertandingan yang diagendakan pada Rabu sore (4/9/2013), akan menjadi ajang "balas dendam" Persis yang pada pertandingan sebelumnya keok di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dengan skor 1-0 pada bulan Juni lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X