Kompas.com - 30/08/2013, 20:30 WIB
|
EditorKistyarini

LONDON, KOMPAS.com - Penyerang anyar Chelsea, Samuel Eto'o, menyatakan, bisa bermain di Inggris merupakan impian terakhir dalam karier pemain asal Kamerun tersebut. Ia pun berharap meraih kesuksesan di Stamford Bridge, sebagaimana yang ia rasakan bersama klub-klub sebelumnya. 

Eto'o menjadi pemain bintang yang dilepas Anzhi Makhachkala karena gajinya yang sangat tinggi. Striker asal Kamerun ini harus rela didepak karena klub membuat kebijakan untuk memangkas secara besar-besaran pengeluarannya.

Pemain berusia 32 tahun tersebut kemudian memutuskan hijrah ke Chelsea dengan status bebas transfer. Ia terikat kontrak selama setahun bersama Chelsea.

"Aku memiliki beberapa kesempatan bermain di Inggris sebelumnya, termasuk saat Jose (Mourinho) pertama kali ke sini (Inggris). Namun, gagal karena sebuah alasan tertentu," jelas Eto'o seperti dilansir dari situs resmi Chelsea.

"Sejak itu, aku menjalani seuah karier di mana aku cukup beruntung memenangkan banyak trofi di negara berbeda. Namun, impian terakhirku sebagai pemain profesional adalah datang dan bermain di Inggris, serta apakah aku bisa meraih kesuksesan yang pernah kurasakan di klub-klub sebelumnya, " lanjutnya. (CLS) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.