Kompas.com - 30/08/2013, 01:19 WIB
Pelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp, usai membawa timnya menyingkirkan Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (30/4/2013). Meski kalah 0-2, Dortmund lolos ke final dengan agregat 4-3. AFP/ Dani PozoPelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp, usai membawa timnya menyingkirkan Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (30/4/2013). Meski kalah 0-2, Dortmund lolos ke final dengan agregat 4-3.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MONAKO, KOMPAS.com — Salah satu grup yang secara kasatmata menunjukkan persaingan keras di Liga Champions ialah Grup F. Dalam grup itu, runner-up musim lalu, Borussia Dortmund, tergabung dengan Arsenal, Napoli, dan Marseille.

Pelatih Dortmund Juergen Klopp dan pelatih Napoli Rafael Benitez punya pendapat masing-masing mengenai hasil undian ini. Di mata Klopp, hasil ini bisa dimanfaatkan kubunya untuk membalas Arsenal dan Marseille.

"Ini grup hebat dengan empat tim yang punya kekuatan berimbang untuk lolos. Kami harus menebus hasil yang kami dapatkan saat melawan Arsenal dan Marseille (dua musim lalu)," kata Klopp.

Dua musim lalu Dortmund berada dalam satu grup dengan Arsenal dan Marseille. Namun, Dortmund harus takluk dari kedua klub tersebut dan terdampar di dasar klasemen. Adapun mengenai Napoli, Klopp mengaku tak tahu banyak.

"Saya tak pernah ke Napoli, tetapi saya tak sabar menantikan atmosfer di sana," lanjut Klopp.

Hampir senada dengan Klopp, Rafael Benitez juga menganggap Grup F ini sebagai grup dengan kekuatan seimbang. Namun, pelatih yang pernah mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Liverpool ini sadar dengan potensi lawan-lawan timnya.

"Saat berbicara mengenai Liga Champions, semua grup susah. Grup kami salah satu yang paling seimbang. Tetapi, tentu akan sulit karena lawan-lawan kami punya pengalaman di Liga Champions. Ini tantangan untuk kami," kata Benitez.

Ia pun angkat bicara soal lawan-lawan Napoli di Grup F.

"Dortmund klub hebat. Mereka finalis musim lalu dan memainkan sepak bola yang indah. Kami sudah bertemu Arsenal di Emirates Cup. Jadi, kami cukup mengenal mereka. Mereka juga punya manajer yang sangat berpengalaman di level Eropa. Saya mengecap kesuksesan perdana bersama Valencia saat melawan Marseille di final UEFA Cup 2004. Takkan mudah bermain di kandang mereka. Fans mereka sangat bersemangat," kata Benitez.

Baca tentang


Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X