Kompas.com - 29/08/2013, 18:52 WIB
Gelandang Persib Bandung, Georges Parfait Mbida Messi. Gelandang Persib Bandung, Georges Parfait Mbida Messi.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Disiplin PSSI mengaku masih menunggu laporan Persib Bandung terkait dugaan aksi rasial pendukung Persija Jakarta terhadap gelandang skuad Maung Bandung, Georges Parfait Mbida Messi.

Insiden pelecehan rasial terhadap Messi kali pertama diungkapkan oleh Pelatih Persib, Djajang Nurjaman, seusai laga antara timnya melawan Persija di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8/2013). Jakmania, menurutnya, telah melecehkan Messi dengan menyebutkan kata "monyet" dan memberikan sepotong pisang kepada pemain asal Kamerun tersebut.

Hinca menyarankan agar Persib segera memasukkan laporan kepada Komdis jika insiden tersebut benar-benar terjadi. Menurut politisi Partai Demokrat itu, saat ini Komdis belum menerima laporan sehingga kasus tersebut tidak dapat ditindaklanjuti.

"Manajemen Persib harus memberikan data lengkap terkait kejadian itu. Sampai sekarang belum ada kasus yang masuk. Setelah kasus masuk ke Komdis, saya akan membahasnya. Oleh karena itu, sebaiknya melaporkan ke Komdis jika terdapat pelanggaran disiplin," ujar Hinca di Jakarta, Kamis (29/8/2013).

The Jakmania juga sebelumnya kembali terlibat kericuhan dengan bobotoh pada pertandingan tersebut. Hinca pun mengungkapkan akan segera menindaklanjuti kasus itu dengan terlebih dahulu menunggu laporan pengawas pertandingan.

"Kita akan cek dulu kasusnya dengan melihat laporan pengawas pertandingan. Saya juga akan segera menindaklanjuti persoalan ini," kata Hinca.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X