Kompas.com - 29/08/2013, 15:57 WIB
Roy Suryo bersalaman dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring seusai dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (15/1/2013). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESRoy Suryo bersalaman dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring seusai dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (15/1/2013). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengaku tidak setuju jika dianggap salah lirik saat menyanyikan "Indonesia Raya" di tengah-tengah laga antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8/2013). Ia kembali menegaskan, lirik tersebut tidak diucapkannya dengan sempurna karena mengikuti irama lagu yang dinyanyikan suporter.

Insiden tersebut bermula ketika pertandingan Persija dan Persib harus dihentikan akibat terdengar bunyi petasan di tribune penonton pada menit ke-18. Setelah itu, panitia pelaksana pertandingan pun memutuskan untuk sementara menghentikan laga.

Menpora yang berada dalam stadion kemudian berinisiatif menenangkan suporter kedua tim tersebut dengan meminta suporter menyanyikan lagu "Indonesia Raya". Namun, di pertengahan lagu, entah disengaja atau tidak, Roy terlihat tidak mengingat lirik bait pertama "Indonesia Raya" dengan baik.

Lirik bait pertama lagu yang seharusnya "Di sanalah aku berdiri" justru dinyanyikan Roy dengan lirik "Di sanalah Tanah Airku". Setelah itu, Roy pun menghentikan nyanyiannya dan meminta kepada suporter di atas tribune untuk turut serta bernyanyi.

Atas insiden itu, Menpora pun ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya Twitter. Bahkan, tak lama berselang, video berdurasi 32 detik kesalahan Menpora menyanyikan "Indonesia Raya" pun langsung muncul di Youtube.

"Bukan karena saya salah lirik, bukan. Karena itu flow-nya tuh begitu, dengarkan saja rekamannya. Setelah itu saya mencoba mengajak nyanyi lagi bersama-sama dan itu clear semuanya. Tapi sayangnya video yang di-upload itu di saat (bagian) saya yang salah," ujar Roy saat ditemui di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Menpora pun menganggap wajar karena, menurutnya, setiap manusia tidak ada yang sempurna. Namun, mantan anggota Komisi I DPR RI tersebut berharap insiden itu tidak terlalu dibesar-besarkan karena seharusnya yang lebih diutamakan adalah pertikaian antarsuporter Persija dan Persib bisa diredam.

"Iya memang ada insiden, itu saya akui karena manusia itu tidak ada yang sempurna. Itu terjadi karena semua ingin bernyanyi tapi terjadi perbedaan permulaan. Karena saya itu ngikutin suara yang di sebelah kanan karena yang ramai itu suara di sebelah kanan jadi saya ikutin mereka," ucap Menpora.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X