PSSI Segera Panggil Bontang FC

Kompas.com - 28/08/2013, 14:56 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono. Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan akan segera memanggil Bontang FC terkait rencana pengunduran dirinya dari putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) 2012-13.

Bontang FC mengutarakan keinginannya untuk mundur dari IPL melalui pesan elektronik yang dikirimkan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Senin (26/8/2013). Meski begitu, PSSI menyatakan akan mendalami surat pengunduran diri tersebut untuk mendengarkan alasan utama persoalan tersebut.

"Kemarin email yang saya tangkap, menyatakan tidak melanjutkan. Kami harus hati-hati melihat masalah ini. Bagi kami, yang penting alasannya dan itu tidak cukup hanya sekedar melihat suratnya. Tapi perlu pendalaman. Pasti kami akan panggil mereka (Bontang FC)," ungkap Joko di Kantor PSSI, Jakarta.

Bontang FC menjadi salah satu klub yang kerap memiliki masalah finansial di IPL. Sebelum putaran kedua IPL digulirkan pada 4 September mendatang, sejumlah klub pun menginginkan agar IPL dibubarkan karena beberapa klub masih memiliki persoalan tersebut.

Joko menuturkan, PSSI menilai, salah satu alasan Bontang FC tidak melanjutkan putaran kedua IPL, karena tim berjuluk Laskar Khatuliswa tersebut tidak memiliki keyakinan jika kompetisi akan berjalan baik. Oleh karena itu, PSSI, kata dia, akan juga memanggil LPIS agar persoalan tersebut diselesaikan dengan baik.

"Termasuk mereka seolah tidak yakin jika kompetisi ini (IPL) ending-nya seperti apa? Bontang terkesan tidak mendapatkan gambaran yang memadai. Tidak hanya klubnya sendiri yang akan kami panggil, tapi juga dari pihak penyelenggara kompetisi (LPIS)," kata Joko.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X