Kompas.com - 27/08/2013, 16:06 WIB
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESKetua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, menyambut baik keikutsertaan Australia dalam keanggotaan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Meski begitu, Djohar menilai, hal tersebut akan juga membuat persaingan indonesia menjadi lebih berat.

Federasi Sepak Bola Australia (FFA) resmi bergabung ke AFF setelah diterima secara aklamasi oleh 11 anggota AFF dalam Kongres Luar Biasa AFF di Dili, Timor Leste, Senin (26/8/2013). Sebelumnya, Australia kerap menjadi anggota undangan AFF dan secara rutin berkompetisi di level usia muda dalam turnamen yang diselenggarakan AFF.

Saat ini, Australia juga tengah mengikuti turnamen Piala AFF U-16 di Myanmar dengan bergabung di Grup A bersama Brunei Darusallam, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. Sementara, skuad Garuda Muda tergabung di Grup B dengan Singapura, Laos, Malaysia, dan Filipina.

Untuk Piala AFF 2014 di Singapura dan Vietnam, Australia sendiri belum menyatakan akan ikut ambil bagian. Namun, Djohar mengakui, Australia akan tetap menjadi lawan berat bagi Indonesia meski hingga saat ini belum menyatakan keinginannya ikut serta atau tidak.

"Dengan masuknya Australia ke AFF, tentu Australia ikut bertanggung jawab secara bersama membangun sepakbola ASEAN. Tentu ada sisi positif dan negatifnya. Terutama untuk Indonesia, persaingan akan jadi tambah berat. Tetapi, kesempatan ini akan kami manfaatkan untuk kemajuan sepakbola Indonesia," ujar Djohar saat dihubungi di Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Australia bergabung ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada tahun 2006, hijrah dari Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC) yang kurang kompetitif. Melawan tim-tim negara anggota OFC, yang kebanyakan tim-tim amatir di Kepulauan Pasifik, Australia biasa memanen kemenangan dengan gol dua digit.

Indonesia sendiri hingga saat ini belum pernah mencicipi gelar juara PIala AFF sejak dihelat pada 1996 silam. Prestasi terbaik Indonesia hanya berstatus runner-up pada 2000, 2002 dan 2004. Teranyar, pada Piala AFF 2012, skuad Garuda bahkan tidak lolos dari kualifikasi Grup B, kalah bersaing dengan Singapura dan Malaysia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Olahragawan Terkaya di Dunia 2022, Ronaldo Masih Kalah dari Messi

Daftar Olahragawan Terkaya di Dunia 2022, Ronaldo Masih Kalah dari Messi

Sports
Indonesia Tanpa Elkan Baggott dalam FIFA Matchday Melawan Timor Leste

Indonesia Tanpa Elkan Baggott dalam FIFA Matchday Melawan Timor Leste

Liga Indonesia
Viktor Axelsen Ikut Komentari Keputusan Lee Zii Jia Keluar dari BAM

Viktor Axelsen Ikut Komentari Keputusan Lee Zii Jia Keluar dari BAM

Badminton
Berapa Gaji Wasit Liga 1 2021-2022?

Berapa Gaji Wasit Liga 1 2021-2022?

Sports
Tekad Asisten Pelatih Tunggal Putra, Benahi Mental Jojo-Ginting

Tekad Asisten Pelatih Tunggal Putra, Benahi Mental Jojo-Ginting

Badminton
Kevin Sanjaya dkk Jalani Tes Kesehatan-Fisik, PBSI Segera Siapkan SK Pemanggilan

Kevin Sanjaya dkk Jalani Tes Kesehatan-Fisik, PBSI Segera Siapkan SK Pemanggilan

Badminton
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U23 2022: Kapan Lawan Malaysia?

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U23 2022: Kapan Lawan Malaysia?

Liga Indonesia
Jadwal Piala Asia Wanita, Perjuangan Timnas Indonesia Dimulai Usai 33 Tahun Penantian

Jadwal Piala Asia Wanita, Perjuangan Timnas Indonesia Dimulai Usai 33 Tahun Penantian

Liga Indonesia
Pelatih Brentford: Man United Cuman Modal Beruntung

Pelatih Brentford: Man United Cuman Modal Beruntung

Liga Inggris
Profil Lee Zii Jia: Anak Didik Pelatih Indonesia yang Memutuskan Keluar dari BAM

Profil Lee Zii Jia: Anak Didik Pelatih Indonesia yang Memutuskan Keluar dari BAM

Sports
Biar Tak Penasaran, Ini Kata-kata Ronaldo Saat Layangkan Protes ke Rangnick

Biar Tak Penasaran, Ini Kata-kata Ronaldo Saat Layangkan Protes ke Rangnick

Liga Inggris
Sani Rizki Fauzi: Tak Masuk Skuad Piala AFF 2020, Kini Dipercaya Shin Tae-yong

Sani Rizki Fauzi: Tak Masuk Skuad Piala AFF 2020, Kini Dipercaya Shin Tae-yong

Sports
Wajah Baru Timnas Indonesia Ingin Beri Pembuktian

Wajah Baru Timnas Indonesia Ingin Beri Pembuktian

Liga Indonesia
Drama Ronaldo Banting Jaket, Gol Rashford Bikin 'Happy Ending'

Drama Ronaldo Banting Jaket, Gol Rashford Bikin "Happy Ending"

Liga Inggris
Cengkeraman dan Bisikan Rangnick untuk Meredakan Amarah Ronaldo

Cengkeraman dan Bisikan Rangnick untuk Meredakan Amarah Ronaldo

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.