HUT RI ke-68, dari Suporter Yogyakarta untuk Timnas Indonesia

Kompas.com - 16/08/2013, 08:52 WIB
Salah satu aksi Brigata Curva Sud (BCS) saat mendukung PSS Sleman di Stadion Maguwuharjo, Sleman. Dok. YoutubeSalah satu aksi Brigata Curva Sud (BCS) saat mendukung PSS Sleman di Stadion Maguwuharjo, Sleman.
|
EditorOkky Herman Dilaga

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Brigata Curva Sud (BCS) menjadi aktor di balik terciptanya konfigurasi Hari Kemerdekaan Indonesia (HUT) ke-68 di Stadion Maguwuharjo, Sleman, Kamis (15/8/2013). Sebelum laga Indonesia U-23 kontra Brunei Darussalam U-23, konfigurasi itu muncul dengan indahnya.

Suporter dan pertandingan sepak bola memang tidak bisa terpisahkan. Aksi atraktif, unik, dan menarik yang ditampilkan sering menjadi satu hal yang ditunggu-tunggu.

Seperti apa yang dilakukan kelompok suporter PSS Sleman, BCS, saat laga uji coba Indonesia U-23, kemarin. Kelompok supoter yang berdiri sejak dua tahun lalu ini membentuk konfigurasi angka HUT RI ke- 68.

"Anak-anak membentuk angka HUT RI ke-68 karena dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan Indonesia," terang Ketua BCS, Tri Murti Wahyu Wibowo, Kamis (15/08/2013).

"Kami tidak asal membuat konfigurasi. Selain keindahan, setiap bentuk yang ditampilkan selalu mempunyai makna," tambahnya.

Sejak berdiri dua tahun silam, supoter yang terkenal kreatif ini memang selalu menampilkan konfigurasi-konfigurasi unik dan menarik dalam setiap pertandingan PSS Sleman. Untuk laga timnas Indonesia U-23, Wahyu menjelaskan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus untuk membentuk konfigurasi angka HUT RI ke-68.

Latihan hanya dilakukan satu kali, yakni satu hari sebelum laga digelar. Bentuk konfigurasi itu juga melibatkan ribuan suporter lain. Tak hanya BCS, namun juga gabungan dari suporter yang ada di Yogyakarta.

"Hari ini sungguh spesial, sebab seluruh suporter di Yogyakarta, seperti BCS, Slemania, Brajamusti, Maiden, dan Paserbumi bisa bersama-sama menampilkan antraksi yang atraktif dalam mendukung timnas," tegasnya.

Wahyu menambahkan atmosfer aman dan nyaman saat laga uji coba antara Indonesia U-23 melawan U-23 Brunei Darussalam menjadi bukti bahwa Yogyakarta mampu menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola berskala besar. Laga itu sendiri dimenangi Indonesia U-23 dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Andri Ibo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X