PSSI Prihatin terhadap Kondisi Hidayat Berutu

Kompas.com - 15/08/2013, 21:11 WIB
Sekjen PSSI, Djoko Driyono (kiri), menerima perwakilan Deltamania di kantor PSSI di Senayan, Jakarta, Jumat (21/6/2013). KOMPAS.COM/OKKY HERMAN DILAGASekjen PSSI, Djoko Driyono (kiri), menerima perwakilan Deltamania di kantor PSSI di Senayan, Jakarta, Jumat (21/6/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PSSI, Djoko Driyono, mengaku prihatin terhadap kondisi yang dialami mantan kiper tim nasional Indonesia U-22, Hidayat Berutu.

"Tentu kita prihatin. Bukan karena dia mantan timnas sekalipun," jelas Djoko, Kamis (15/8/2013).

Hidayat menjadi buah bibir setelah baru-baru ini menjual seragam timnas dan dua medali melalui situs jual-beli. Upaya itu dilakukan Hidayat untuk memenuhi biaya pengobatan cedera pinggang yang dialaminya.

Hidayat mengaku tak mampu membiayai pengobatannya akibat tak mendapatkan gaji dari klubnya selama lima bulan. Hidayat sendiri memilih merahasiakan identitas klub tersebut. Pasalnya, ia mengaku khawatir dianggap telah menjelek-jelekkan klub di mana ia bermain.

Sjoko berpendapat, klub wajib menanggung seluruh pengobatan Hidayat. "Kalau cedera di klub, ya itu kewajiban klub dan tidak harus berobat sendiri. Kalau kenapa belum gajian, ya Anda tanya kepada klubnya," beber Djoko.

Hidayat ingin segera pulih. Sebab, ia memiliki cita-cita besar untuk membela tim nasional U-23 di SEA Games Myanmar yang akan digelar pada akhir tahun 2013.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X