PSSI Segera Putuskan Nasib IPL

Kompas.com - 04/08/2013, 18:18 WIB
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan akan segera mengeluarkan rekomendasi terkait penyelesaian masalah penyelenggaraan Indonesian Premier League (IPL). Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, mengakui masalah penyelenggaraan IPL saat ini cukup serius dan harus segera diselesaikan.

PSSI mengadakan rapat bersama beberapa klub peserta IPL di Jakarta pada Jumat (2/8/2013). Dalam pertemuan itu, enam dari 11 klub, diantaranya Semen Padang, PSM Makassar, Persiba Bantul, Bontang FC, Persijap dan PSLS Lhokseumawe, menyampaikan keluhannya mengenai masalah penyelenggaraan IPL.

Joko mengatakan, pertemuan itu digelar sebagai kelanjutan Rapat Eksekutif Komite pada 24 Juli lalu. Ia mengungkapkan, mayoritas klub yang diundang dalam pertemuan itu memang mengakui bahwa masalah penyelenggaraan IPL memang bermasalah, salah satunya karena persoalan finansial klub.

Joko mengakui, harus ada mekanisme jelas untuk memastikan apakah IPL, yang akan memasuki putaran kedua pada 28 Agustus mendatang, tetap digelar atau diberhentikan. Menurutnya, PSSI akan segera merumuskan notula pertemuan tersebut yang kemudian akan disampaikan ke Komite Eksekutif dalam bentuk rekomendasi.

"Ini semua agar Komite Eksekutif bisa segera mengambil keputusan secepatnya. Setidaknya seminggu setelah rekomendasi dikeluarkan. Kami bertekad akan mengeluarkan rekomendasi itu pada Senin (5/8/2013)," ungkap Joko.

Managing Director PT Liga Prima Indonesia Sportindo, Didied Affandy, menambahkan, pihaknya juga akan segera mengumpulkan seluruh klub peserta IPL untuk membicarakan kelanjutan dari pertemuan dengan PSSI. LPIS, kata dia, akan mencari jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Beberapa klub memang ada yang menginginkan dihentikan, tetapi ada juga yang ingin lanjut. Oleh karena itu, kami akan menunggu apa rekomendasi dari Eksekutif Komite nanti," kata Didied. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X