Ibra Sudah Bayangkan PSG Juara Liga Champions

Kompas.com - 27/07/2013, 22:32 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic. AFPPenyerang Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
PARIS, KOMPAS.com - Bomber Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic, mengaku yakin, timnya memiliki kualitas yang bakal diperhitungkan lawan dalam perebutan gelar Liga Champions pada musim ini.

Les Parisiens serius membangun tim yang lebih tangguh. Hal itu ditunjukkan klub raksasa asal Perancis tersebut dengan keberhasilan mereka memboyong Edinson Cavani, Marquinhos, dan Lucas Digne.

Pemain-pemain ini diharapkan bisa memenuhi ambisi  Presiden Nasser Al-Khelaifi yang menginginkan PSG menguasai Eropa.

Mengacu musim lalu, PSG berhasil menembus babak perempat final Liga Champions. Sayang, Thiago Silva dan kawan-kawan gagal ke semifinal setelah disingkirkan Barcelona. Ditahan imbang 2-2 pada leg pertama, PSG kemudian kembali bermain imbang 1-1 di Camp Nou. Alhasil, Barca-lah yang berhak meraih tiket semifinal setelah unggul gol tandang.

Namun, pada musim ini, Ibra optimistis PSG bisa melangkah lebih jauh lagi di Liga Champions. "Tim bisa lebih baik lagi. Pada musim lalu, semua berjalan baik bagi kami di Liga Champions. Kami tidak memenangkan Liga Champions. Namun, kami bermain baik. Kami sadar kami lebih baik saat ini," jelas Ibra.

"Ada beberapa pemain baru dan membuat kami lebih kuat. Kami berhasil menjuarai Liga. Kami sudah bisa mulai membayangkan memenangkan Liga Champions. Ini merupakan awal yang baik," lanjut pemain Swedia tersebut.

Ibra juga mengemukakan pendapatnya soal Edinson Cavani. Ia mengaku akan berusaha beradaptasi dengan Cavani meskipun selama ini dirinya selalu berperan sebagai penyerang tunggal.

"Aku tidak pernah bermain dengan pria ini (Cavani). Dalam karierku, seperti yang sudah sering kukatakan, aku tidak bermain dengan penyerang lain. Namun pada akhir-akhir ini, bertendem ternyata bagus juga," ulas Ibra.

"Kita lihat saja. Seorang pemain baru sudah datang. Kami akan melakukan segalanya untuk memfasilitasi integrasinya. Sementara itu, ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Ini normal. Setiap kali aku berada di sebuah klub, aku beradaptasi dengan pemain lain, publik, dan kota. Seorang rekrutan baru harus selalu beradaptasi dengan gaya bermain tim barunya," sambungnya. (F411)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X