Demi Liverpool, Suporter Perangi Terompet dan Flare

Kompas.com - 20/07/2013, 20:47 WIB
Penggemar Liverpool. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPenggemar Liverpool.
|
EditorHery Prasetyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Selama menunggu kick-off Indonesia XI melawan skuad Liverpool di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (20/7/2013) suara terompet beberapa kali terdengar. Padahal, pihak Liverpool sudah pernah meminta agar penggunaan terompet dilarang.

Tak urung beberapa kali suporter menyoraki oknum yang membunyikan terompet. Sampai kemudian secara bersamaan mereka meminta terompet yang masih ada di stadion segera dienyahkan.

"Buang terompet! Buang terompet!" begitu seru mereka.

Hanya saja, meski sudah disoraki sedemikian rupa, masih ada oknum nakal yang membunyikan terompet-terompet yang suaranya cukup nyaring tersebut. Selain terompet, di salah satu sudut stadion sempat terlihat penonton menyalakan flare berasap merah. Suporter kembali bereaksi dengan mengeluarkan cemoohan, serta meminta flare dimatikan.

"Matiin! Matiin! Matiin!" demikian teriak mereka.

Berbeda dengan para pemilik terompet, oknum suporter yang menyalakan flare itu sepertinya mau mendengarkan permintaan sesama suporter. Tak beberapa lama setelah itu, flare tampak dipadamkan dan hanya menyisakan kepulan asap.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X