Jual Cinderamata Liverpool Untung Rp 500 Ribu

Kompas.com - 20/07/2013, 19:06 WIB
Petugas menata berbagai pernik resmi klub sepak bola Liverpool di galeri Garuda Indonesia & Liverpool Experince di mal Senayan City, Jakarta, Senin (25/2). Sejumlah pernik produk resmi Liverpool ditawarkan di galeri tersebut. Sementara pedagang di tingkat kaki lima juga memanfaatkan momen ini. Bahkan, mereka bisa meraup untung Rp 500 ribu per hari. KOMPAS/YUNIADHI AGUNGPetugas menata berbagai pernik resmi klub sepak bola Liverpool di galeri Garuda Indonesia & Liverpool Experince di mal Senayan City, Jakarta, Senin (25/2). Sejumlah pernik produk resmi Liverpool ditawarkan di galeri tersebut. Sementara pedagang di tingkat kaki lima juga memanfaatkan momen ini. Bahkan, mereka bisa meraup untung Rp 500 ribu per hari.
|
EditorHery Prasetyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Penjual cinderamata Liverpool di Gelora Bung Karno (GBK) raih untung besar karena kedatangan tim Liverpool ke Indonesia. Pertandingan Liverpool Vs timnas Indonesia XI Sabtu (20/7/2013) memberi keuntungan sampai Rp 500 ribu dalam sehari. Keuntungan tersebut lebih besar daripada hasil jualan sehari-hari.

Keuntungan didapat dari hasil penjualan kaus, topi, dan syal. Masing-masing dijual seharga Rp 50 ribu, Rp 60 ribu, Rp 25-30 ribu, dan Rp 40 ribu.

Ujang (40), pedagang asal Bandung, merasa antusias dalam mencari rezeki pada acara-acara olahraga kegemaran masyarakat Indonesia ini.

"Kalau ada acara, jualan di sini. Setiap liga-liga super, acara bola, selalu ke sini. Banyak yang beli kalau event penting kayak gini," kata Ujang.

Ujang yang sehari-hari juga berjualan cinderamata sepak bola di Bandung, mengakui menjual barang dagangannya dengan harga lebih tinggi di GBK. Meski begitu, lapaknya terus-terusan ramai dihampiri para Liverpudlian (penggemar Liverpool).

Senasib dengan Ujang, Maman (35) yang juga datang dari Bandung merasa pendapatannya meningkat saat berjualan di GBK dibandingkan dengan di Bandung.

"Pendapatannya bagusan di sini," kata Maman sembari menjajakan dagangannya pada pengunjung.

Tak hanya menjual cinderamata Liverpool, Maman juga terlihat menggantungkan syal-syal Persija (klub sepak bola Jakarta) di lapaknya. Meski yang akan bertanding adalah Liverpool dan Persija, Maman menyatakan tetap ada yang beli cinderamata klub Jakarta.

"Saya juga ngefans sama Persija, kalau supporter mah enggak ngaruh, ya mau dari mana," katanya sambil tertawa.

Meningkatnya keuntungan jadi penyebab rombongan pedagang dari Bandung gemar mencari rezeki di GBK. Acara-acara olahraga seperti liga sepak bola ataupun Sea Games, dinilai mereka menjadi ladang penghasilan yang menggiurkan.

Sejak siang, pendukung Liverpool dan Timnas Indonesia sudah mulai mengisi area GBK. Banyak di antaranya yang mampir ke lapak-lapak penjual cinderamata, untuk menunjukkan dukungan pada tim-tim kesayangannya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X