Kompas.com - 04/07/2013, 21:28 WIB
Manajer Roberto Mancini akhirnya dipecat Manchester City, Selasa (14/5/2013). AFPManajer Roberto Mancini akhirnya dipecat Manchester City, Selasa (14/5/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
ROMA, KOMPAS.com - Pemecatan oleh Manchester City rupanya masih menyisakan pil pahit bagi Roberto Mancini. Sebab, pelatih asal Italia ini berpendapat bahwa ia dan stafnya sudah melakukan upaya terbaik selama melatih The Citizens tersebut.

"Saya merasa layak mendapat rasa hormat yang lebih besar atas kerja keras saya untuk City selama 3,5 tahun terakhir," jelas Mancini pada Corriere dello Sport.

Ia pun menjadikan serangkaian gelar yang dipersembahkan untuk City sebagai alasan perkataannya.

"Mereka tak pernah menang selama 40 tahun. Di sana saya memberikan mereka gelar Premier League, FA Cup, dan Community Shield. Bahkan di tahun terburuk saya, saya masih membawa mereka ke final FA dan menjadi runner-up di liga," jelas Mancini.

Mancini dipecat pada tanggal 13 Mei 2013, setelah tiga hari sebelumnya muncul desas-desus hebat perihal kelangsungan nasibnya di Etihad Stadium. Ketika itu manajemen klub menyatakan bahwa Mancini gagal memenuhi semua target yang ditetapkan.

Secara blak-blakan ia menyalahkan direktur eksekutif City Ferran Soriano. "Ia terlalu besar untuk City. Saya dan dia tak cocok," pungkas Mancini.

Sementara ketika ditanya soal kariernya selepas dari City, Mancini belum memberi jawaban pasti. Ia sempat dikabarkan akan melatih AS Roma, namun menurut Mancini, Giallorossi belum mendekatinya.

"Roma adalah klub besar yang mencoba mengulang kejayaan. Saya tak akan menolak kesempatan melatih, tapi mereka belum mengontak saya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata, China Lemah di Olahraga Musim Dingin

Ternyata, China Lemah di Olahraga Musim Dingin

Sports
Perbedaan Antara Pebulu Tangkis Pelatnas dan Non-pelatnas

Perbedaan Antara Pebulu Tangkis Pelatnas dan Non-pelatnas

Sports
Usai Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Bertekad Bawa Real Madrid Borong Semua Gelar

Usai Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Bertekad Bawa Real Madrid Borong Semua Gelar

Liga Spanyol
Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Liga Indonesia
4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

Sports
Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Liga Inggris
5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Liga Spanyol
Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Sports
Ketum PSSI Tegaskan Tak ada 'Deadlock' Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Ketum PSSI Tegaskan Tak ada "Deadlock" Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Sports
AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

Sports
Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Sports
Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Liga Inggris
3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.