Kompas.com - 24/06/2013, 21:34 WIB
EditorHery Prasetyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo, meminta PT Liga Indonesia untuk meninjau ulang jadwal antara timnya dan Persib Bandung yang sudah ditetapkan berlangsung pada 28 Agustus mendatang. Menurutnya, jadwal itu terlalu mepet karena Persija sebelumnya akan bertandang ke Pekanbaru untuk menghadapi PSPS pada 26 Agustus.

Setelah sempat ditunda karena ada insiden pelemparan bus yang ditumpangi Persib di Jakarta, Sabtu (22/6/2013), PT LI, selaku operator Indonesia Super League (ISL), telah memutuskan akan kembali menggelar laga tersebut pada 28 Agustus mendatang. Mengenai tempat akan dibicarakan lebih lanjut dengan kubu Persija, yang berstatus sebagai tuan rumah.

"Pertandingan itu sangat mepet karena 26 Agustus kami bertanding menghadapi PSPS di Pekanbaru, kemudian pada 27 balik ke Jakarta. Lalu, pada 28 Agustus bertanding lagi melawan Persib. Saya ingin PT Liga melihat jadwal lagi," ujar Bendol saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Sebelumnya, bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persib mendapat lemparan batu dari gerombolan orang saat keluar dari Hotel Kartika Chandra, tempat tim Maung Bandung menginap. Pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut diduga merupakan suporter Persija.

Mendapatkan intimidasi saat akan menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, manajemen Persib langsung memutuskan menyelamatkan diri dengan memasuki tol. Beberapa bagian bus pun rusak karena dilempar batu dan bom molotov, seperti yang disampaikan oleh beberapa ofisial Persib.

Meski lawan tidak hadir di lapangan, Persija tetap melaksanakan tahapan yang ada di SUGBK. Skuad asuhan Benny Dollo itu tetap datang ke dalam lapangan lengkap dengan atribut dan perlengkapan bermain. Meski semuanya telah siap di lapangan, wasit kemudian meniup peluit yang menandakan pertandingan batal digelar.

Terkait dengan keputusan PT LI yang tidak jadi memberikan kemenangan WO kepada skuad Macan Kemayoran, Bendol mengatakan, "Bagi saya tidak ada masalah. Saya mematuhi sesuai prosedur. Saya juga tidak puas kalau kami hanya menang WO melawan Persib."

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X