Kompas.com - 23/06/2013, 17:39 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Liga Indonesia, selaku operator Indonesia Super League, akan segera memutuskan status pertandingan Persija Jakarta dan Persib Bandung, yang batal digelar karena insiden pelemparan bus skuad Maung Bandung di Jakarta, Sabtu (22/6/2013). CEO PT LI, Djoko Driyono mengatakan akan pihaknya memutuskan status laga tersebut pada Senin (24/6/2013).

Sebelumnya, bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persib mendapat lemparan batu dari gerombolan orang saat keluar dari Hotel Kartika Chandra, tempat tim Maung Bandung menginap. Pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut diduga merupakan suporter Persija.

Mendapatkan intimidasi saat akan menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, manajemen Persib langsung memutuskan menyelamatkan diri dengan memasuki tol. Beberapa bagian bus pun rusak karena dilempar batu dan bom molotov, seperti yang disampaikan oleh beberapa ofisial Persib.

Meski lawan tidak hadir di lapangan, Persija tetap melaksanakan tahapan yang ada di SUGBK. Skuad asuhan Benny Dollo itu tetap datang ke dalam lapangan lengkap dengan atribut dan perlengkapan bermain. Meski semuanya telah siap di lapangan, wasit kemudian meniup peluit yang menandakan pertandingan batal digelar.

"Besok kita akan gelar pleno di Liga untuk memutuskan pertandingan Persija dan Persib yang harusnya berlangsung kemarin. Mudah-mudahan tidak lewat pukul 17.00 WIB keputusan itu sudah kita keluarkan," ungkap Djoko kepada Kompas.com di Jakarta, Minggu (23/6/2013).

Djoko mengaku, saat ini pihaknya sudah menerima laporan baik dari kubu Persib maupun Persija. Selain itu, PT LI juga sudah mendapatkan laporan informal dengan melakukan komunikasi dengan pengawas pertandingan dan panitia pelaksana terkait insiden tersebut.

"Mungkin secara teknis laporan baru akan masuk ke kita, besok sebelum pleno. Jadi, setelah membaca laporan dari pengawas pertandingan dan data-data lain yang kita kumpulkan untuk diambil keputusan. Insya Allah, ini sudah cukup untuk liga membuat keputusan," kata Djoko.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X