Radja Nainggolan Pilih Kenyamanan daripada Gaji Tinggi

Kompas.com - 23/06/2013, 16:36 WIB
EditorAloysius Gonsaga

PEKANBARU, Kompas.com - Pesepakbola berdarah Indonesia Radja Nainggolan mengatakan lebih memilih kenyamanan bermain dalam memilih klub baru musim depan, ketimbang hanya mengutamakan gaji tinggi yang ditawarkan klub-klub besar.

"Uang bukan yang utama, yang penting adalah kenyamanan dan visi permainan sebuah klub," kata Radja pada jumpa pers "Welcome Home" Radja Nainggolan di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Minggu (23/6/2013).

Gelandang berusia 25 tahun yang membela klub Cagliari itu mengatakan hingga kini masih belum memutuskan ke mana bakal berlabuh pada musim depan. Padahal, berkat penampilannya yang stabil di Liga Italia, sederet klub papan atas Eropa meliriknya.

Dari Liga Italia ada Juventus, AC Milan, Napoli, Inter Milan, AS Roma, dan terakhir Tottenham Hotspur dari Liga Premier Inggris juga dikabarkan mengincarnya.

Ketika ditanya wartawan mengenai tawaran uang yang besar dari klub seperti Inter Milan dan AS Roma, ia mengatakan belum bisa menjawabnya karena bursa transfer juga baru dibuka pada Juli mendatang.

"Inter Milan dan AS Roma yang saya tahu performa klubnya sedang menurun, dan mereka sedang mencari pemain untuk pembenahan. Walaupun, finansial Inter Milan lebih kuat, namun uang bukan segalanya," katanya.

Ia mengaku bersyukur banyak tawaran dari klub yang ingin meminangnya. "Berarti permainan saya berkembang terus," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Pekanbaru, pemain Timnas Belgia itu juga memberikan pelatihan dan nasehat kepada pemain-pemain sepak bola muda.

"Untuk pesepakbola generasi muda Indonesia harus terus bekerja keras, mengutamakan profesional," katanya.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X