Kompas.com - 22/06/2013, 02:59 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) menyatakan takkan menghentikan penyelenggaraan Piala Konfederasi 2013 meskipun terjadi unjuk rasa besar-besaran di Brasil. Lokasi penyelenggaraan turnamen empat tahunan ini tak luput menjadi sasaran unjuk rasa warga.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan rakyat Brasil sudah memasuki hari keempat. Mereka menentang kebijakan pemerintah yang mengeluarkan banyak dana untuk menggelar Piala Konfederasi dan Piala Dunia 2014. Para pengunjuk rasa menilai Pemerintah Brasil seharusnya tak terlalu royal mengeluarkan dana untuk merenovasi beberapa stadion dan menggelar dua turnamen akbar itu. Sebab, saat ini banyak rakyat Brasil kesulitan secara ekonomi.

Brasil diperkirakan menghabiskan 10 miliar euro untuk memperbaiki stadion, bandara, dan proyek lainnya demi penyelenggaraan Piala Dunia 2014. Sekitar 90 persen dana tersebut berasal dari dana publik.

Unjuk rasa ini bukan tidak mungkin mengancam keselamatan peserta Piala Konfederasi. Teranyar, pemrotes berkumpul di sekitar Stadion Maracana, Kamis (20/6/2013) waktu setempat. Padahal, saat aksi berlangsung, stadion tersebut menggelar pertandingan Spanyol melawan Tahiti.

Meski begitu, FIFA menyatakan, tidak ada satu pun peserta meminta Piala Konfederasi dihentikan. Oleh karena itu, tak ada alasan bagi FIFA tak melanjutkan turnamen empat tahunan ini.

"Kami mendukung dan mengakui hak kebebasan berbicara dan unjuk rasa damai. Kami mengutuk segala bentuk kekerasan. Namun, sampai saat ini, tidak satu pun dari FIFA atau panitia lokal yang berkeinginan menghentikan turnamen ini. Kami tidak menerima laporan tim mana pun akan meninggalkan Brasil," jelas juru bicara FIFA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.