Cavani: Inggris Tidak Adil kepada Suarez

Kompas.com - 11/06/2013, 01:06 WIB
EditorAloysius Gonsaga

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Bomber Napoli asal Uruguay, Edinson Cavani, menilai striker Liverpool Luis Suarez telah mendapat perlakuan tidak adil semenjak berlabuh ke Inggris. Ia menilai, Suarez tidak sepenuhnya bersalah atas berbagai kontroversi yang pernah dibuatnya di dalam lapangan.

Dua setengah musim berada di Anfield, Suarez memang kerap tersandung kontroversi. Setelah sempat dinyatakan bersalah terkait kasus rasialisme terhadap bek Manchester United, Patrice Evra, Suarez kemudian mendapatkan sanksi larangan bertanding selama 10 laga karena menggigit bek Chelsea, Branislav Ivanovic.

Beberapa pekan terakhir, Suarez dikabarkan tidak betah dan berniat untuk meninggalkan Liverpool karena berpikir media sudah terlalu mengusik kehidupan pribadinya atas berbagai kontroversi tersebut. Cavani pun mengakui, Suarez memang tidak mendapat perlakuan adil di Inggris.

"Hal-hal seperti ini terjadi dalam kehidupan. Ketika berada di lapangan, Anda benar-benar bersemangat dan Anda harus berurusan dengan beberapa situasi yang tidak Anda inginkan. Tidak adil untuk menilai seseorang hanya dengan satu hal saja di lapangan ketika pertandingan berlangsung. Ketika sedang sangat bersemangat, terkadang Anda bisa membuat kesalahan," ujar Cavani.

"Semua hal ini sudah terjadi dan yang terpenting adalah Suarez mengakui bahwa dia melakukan kesalahan," tambahnya.

Lebih lanjut, Cavani menilai, Suarez saat ini adalah salah satu penyerang terbaik di dunia yang bisa bermain di mana pun. Meski begitu, pemain yang berkebangsaan sama dengan Suarez ini mengaku tidak tahu mengenai keputusan bomber berusia 26 tahun tersebut terkait masa depannya di Liverpool.

"Kami bermain untuk tim nasional yang sama dan ini sangat luar biasa karena kami bermain di seluruh dunia dan bisa berbagi warna kebangsaan bersama negara-negara lain. Dia adalah pemain hebat yang juga memiliki kualitas hebat. Dia sangat terkenal di seluruh dunia dan bermain bersamanya sangat menyenangkan," ungkapnya.

"(Meninggalkan Liverpool) akan tergantung banyak hal. Aku pikir sepak bola Inggris cocok untuknya karena di sana adalah tempat yang disuka oleh tipe pemain sepertinya. Tetapi, pada akhirnya itu akan menjadi keputusan pribadi. Dia adalah satu-satunya orang yang tahu di mana dia akan bermain. Bahkan, aku sendiri tidak tahu bagaimana masa depanku. Jadi, aku tidak bisa memikirkan orang lain," tukas Cavani.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X