Kompas.com - 10/06/2013, 02:16 WIB
EditorHery Prasetyo

LONDON, KOMPAS.com — Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson, mengaku dibayangi rasa takut jika Inggris gagal tampil di putaran final Piala Dunia 2014. Jika ini terjadi, maka Inggris akan merasa hancur.

Inggris berada di Grup H babak kualfikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa dan saat ini di urutan ke-2 klasemen sementara dengan nilai 12. Mereka tertinggal 2 poin dari Montenegro. Bedanya, Inggris baru bermain 6 kali dan Montenegro sudah 7 kali.

Dari 9 grup di Zona Eropa, yang lolos ke Piala Dunia 2014 di Brasil adalah juara grup dan empat runner-up terbaik. Inggris masih harus melawan Moldova, Ukraina, Montenegro, dan Polandia. Jika ingin terjamin satu tiket ke Brasil, maka Inggris harus memenangkan semua sisa pertandingannya.

Meski belum terancam benar, tetapi posisi Inggris tetap riskan. Jika tak hati-hati, mereka bisa gagal ke Piala Dunia. Maka, Hodgson mewanti-wanti timnya untuk tak menyepelekan apa pun dan siapa pun.

"Kami akan hancur jika gagal ke Brasil. Saya cukup beruntung mendapatkan pekerjaan ini (melatih timnas Inggris) dan sejak awal fokus utamanya adalah membawa Inggris ke Brasil 2014," tegas Hodgson.

"Kami masih memiliki empat pertandingan. Hal terbaiknya, kami tahun bahwa kami sulit dikalahkan karena bagusnya pertahanan dan serangan kami," tambahnya.

Pekan lalu, Inggris berhasil menahan Brasil 2-2 di Stadion Maracana dalam pertandingan persahabatan. Menurut Hodgson, laga itu menaikkan kepercayaan diri tim. Sebab, yang dihadapi adalah tuan rumah Piala Dunia 2014 dan merupakan tim kuat. (GL)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X