Kompas.com - 08/06/2013, 00:28 WIB
EditorHery Prasetyo

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Direktur Pelaksana Liverpool, Ian Ayre, berharap agar suporter The Reds bisa bersabar untuk melihat tim kesayangannya kembali bersaing di Eropa. Ia menilai, setidaknya butuh waktu tiga tahun agar Liverpool kembali bermain di Liga Champions.

Liverpool telah mengoleksi lima trofi Liga Champions (1977, 1978, 1981, 1984, dan 2005). Namun, skuad asuhan Brendan Rodgers itu belum lagi mencicipi atmosfer turnamen tertinggi di Eropa setelah terakhir finis di posisi kedua Premier League musim 2008-09.

"Harapan saat ini adalah untuk terus maju dan, tentu saja, ambisi kami juga adalah bermain di Liga Champions. Klub ini telah berada dalam tradisi Piala Eropa (Liga Champions)," ungkap Ayre.

"Ambisi kami adalah untuk berada di sana. Apakah kita akan melakukan hal tersebut dalam satu, dua, atau tiga tahun, kita akan lihat nanti karena saya berpikir di sanalah seharusnya Liverpool berada," tambahnya.

Setelah mengganti Kenny Dalglish dengan Rodgers, Liverpool meningkat dan mampu finis di peringkat tujuh pada musim 2012-13. Ayre menilai, para fans harus tetap sabar melihat perkembangan timnya untuk kembali meraih peforma terbaik musim depan.

"Kami membuat perubahan besar tahun lalu dengan ambisi untuk membuat Liverpool kembali ke tempat mereka seharusnya berada. Kami mengubah pelatih, gaya bermain dan beberapa pemain. Kami katakan kepada mereka bahwa ingin membangun sesuatu di sini," ungkapnya.

"Roma tidak dibangun dalam sehari. Jika Anda bisa melakukannya dalam satu hari, maka semua orang akan melakukannya," kata Ayre.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X