Kompas.com - 06/06/2013, 17:15 WIB
EditorAloysius Gonsaga

MELBOURNE, KOMPAS.com — Asosiasi Sepak Bola Jordania (JFA) akan meminta klarifikasi kepada badan sepak bola Australia atas kejadian yang menimpa pelatih mereka, Adnan Hamad. Pasalnya, sang pelatih sempat ditahan di Bandara Melbourne selama lebih dari empat jam oleh para petugas imigrasi.

JFA menyatakan, kedutaan besar mereka harus turun tangan untuk membantu dengan masuknya sang pelatih ke negeri itu pada Rabu (5/6/2013), ketika tim tiba dari Selandia Baru untuk mempersiapkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan "The Socceroos" pekan depan. Kedua negara telah menandatangani kesepakatan sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia untuk menunjuk perwakilan lokal guna menemui tim-tim yang datang di bandara untuk memberikan bantuan yang diperlukan, kata JFA.

"Asosiasi Sepak Bola Jordania telah melengkapi seluruh prosedur masuk bagi semua anggota delegasi sesuai dengan metode-metode diplomatik dan memperoleh visa-visa formal untuk memasuki Australia bagi semua anggota delegasi," kata JFA dalam situs resminya (jfa.com.jo).

"Asosiasi Sepak Bola Jordania akan meminta klarifikasi resmi kepada asosiasi sepak bola Australia dan memberitahukan masalah ini kepada FIFA."

Federasi Sepak Bola Australia (FFA) mengatakan, mereka telah mengirim petugas penghubung dan petugas keamanan untuk bertemu delegasi Jordania.

"FFA menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tetapi operasi-operasi Pabean Australia bukan hal yang dapat dikendalikan FFA," kata juru bicara FFA dalam pernyataannya.

"Kami menghormati hak Pabean untuk melakukan tugas-tugas hukumnya yang terlihat sesuai."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jordania dan Australia terkunci di raihan tujuh angka di Grup B pada putaran terakhir kualifikasi zona Asia untuk Piala Dunia 2014 di Brasil. Socceroos menghuni peringkat ketiga dengan keunggulan selisih gol.

Jepang (14 angka) telah memastikan satu tiket secara otomatis ke putaran final, sedangkan tim peringkat kedua, Oman, memiliki sembilan angka, tetapi telah memainkan satu pertandingan lebih banyak daripada Australia dan Jordania.

Tim yang finis di peringkat ketiga di grup yang dihuni lima tim ini masih dapat lolos ke Brasil, tetapi harus memenangi dua pertandingan play off melawan tim peringkat ketiga di Grup A sebelum memainkan play off lain melawan tim peringkat kelima zona Amerika Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.