Kompas.com - 27/05/2013, 16:50 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak PSSI masih menunggu tindak lanjut laporan ke pihak Polda Metro Jaya terkait penyegelan kantor yang dilakukan oleh 14 Pengprov beberapa waktu lalu. Namun karena merasa Polda belum mengambil tindakan yang diperlukan, Ketua Komite Wasit PSSI Roberto Rouw pun mengajukan usul tindakan drastis menyikapi penyegelan ini.

"Dua hari ke depan kalau belum ada tanggapan juga dari pihak Polda, kami akan buka segelnya," jelas Roberto saat ditemui, Senin (27/5/2013).

Namun begitu ia menegaskan bahwa jika memang segel akan dilepas, mereka tak akan mencabut laporan. "Laporan tidak akan dicabut. Kami menyerahkan proses hukum pada polisi, namun sekarang kami menganggap polisi tidak bekerja sesuai harapan," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kantor PSSI disegel oleh 14 Pengprov PSSI dan dua anggota komite eksekutif terhukum, Bob Hippy dan Sihar Sitorus. Alasan penyegelan ini ialah karena mereka tidak diizinkan masuk, setelah sebelumnya ingin menanyakan pada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin terkait pembekuan yang diberlakukan terhadap mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.