Meski Kalah, Skuad Dortmund Tetap Disambut Meriah di Signal Iduna Park

Kompas.com - 27/05/2013, 03:41 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

DORTMUND, KOMPAS.com — Menyusul Bayern Muenchen, kubu Borussia Dortmund pun akhirnya sampai ke Jerman sehari setelah pertandingan final Liga Champions di Stadion Wembley, London, Sabtu (25/5/2013). Skuad asuhan Juergen Klopp ini pun segera bertolak ke stadion kebanggaan mereka di Signal Iduna Park, tempat sekitar 10.000 pendukung sudah menanti. Meski tak memboyong gelar Liga Champions, sambutan para suporter tak kurang meriah.

Sesampainya di Signal Iduna Park, skuad Dortmund yang datang mengenakan kemeja putih, berdasi, dengan jas, celana, dan sepatu hitam disambut sejumlah bocah kecil yang berbaris memberikan jalan bagi para pemain dan Klopp. Pelatih Dortmund ini, yang melengkapi pakaiannya dengan mantel panjang, tampak menyalami para bocah berseragam Dortmund itu, sementara pemandu pertandingan mengabsen nama-nama pilar Dortmund.

Skuad Die Schwarzegelben pun duduk di tengah lapangan di kursi kotak-kotak berwarna putih, menghadap langsung ke tribun penonton yang dipenuhi para suporter. Sementara itu, di sekitar para pemain tampak bendera Dortmund dikibarkan. Dua balon yang masing-masing berwarna kuning dan hitam, warna khas Borussia Dortmund, diterbangkan ke udara.

Sama sekali tak terlihat bahwa acara ini merupakan acara penyambutan tim yang justru baru saja menelan kekalahan di partai paling bergengsi se-Eropa. Mungkin, hanya wajah-wajah para penggawa Die Borussen yang menjadi pengingat akan kekalahan pahit tersebut.

Kevin Grosskreutz tampak mengusap matanya, sementara Marco Reus hanya duduk menatap sendu seolah menyesali kegagalannya menjebol gawang Neuer sehari sebelumnya. Bahkan, kapten tim Sebastian Kehl tampak berusaha keras menguasai emosinya saat memberikan sambutan. "Terima kasih untuk penyambutan luar biasa ini," kata gelandang bertahan berusia 33 tahun tersebut.

"Sayangnya kami kemarin gagal menang dan kami sangat kecewa. Namun pada akhirnya aku yakin bahwa tim ini luar biasa setelah musim di Liga Champions ini," kata mantan pemain tim nasional Jerman tersebut.

Selain Kehl, Direktur Dortmund Hans-Joachim Watzke pun tak ingin ketinggalan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para suporter. "Terima kasih karena tanpa kalian kami tak bisa mencapai prestasi musim ini. Kami kecewa dengan kekalahan kemarin, tapi mentalitas penduduk kota ini dan mentalitas klub telah menunjukkan bahwa kita bisa bangkit setelah kekalahan. Terima kasih!" kata Watzke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Acara penyambutan ditutup dengan parade para pemain Borussia Dortmund berjalan menuju tribun dan mengitarinya seraya bertepuk tangan tanda apresiasi kepada para suporter, sementara lagu "You'll Never Walk Alone" berkumandang. Bak dikomando, para suporter Die Borussen segera berdiri dan mengibarkan syal klub kebanggaan mereka dan bernyanyi, seolah hendak menyampaikan pesan pada Kehl dan kawan-kawan bahwa mereka tak akan pernah pergi dalam situasi apa pun.

Suporter Borussia Dortmund memang terkenal sebagai salah satu suporter paling fanatik dan paling "ramai" di Bundesliga. Tiap pertandingan kandang Borussia Dortmund, tiket nyaris selalu sold-out, dengan suedtribune sebagai pusat keramaian. Tak hanya ramai dan loyal, pendukung Die Borussen pun terkenal kompak dan kreatif.

Mereka kerap membuat aksi koreografi spektakuler, seperti saat leg kedua perempat final Liga Champions melawan Malaga, ketika mereka membuat display 3D membentuk wajah manusia yang mengenakan teropong. Juga, aksi Yellow Wall yang menembakkan konfeti kuning saat Dortmund menjamu Real Madrid di babak semifinal leg pertama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

    Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

    Sports
    AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

    AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

    Liga Champions
    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

    Liga Indonesia
    Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

    Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

    Liga Champions
    Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

    Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

    Sports
    HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

    HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

    Liga Indonesia
    Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

    Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

    Liga Champions
    Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

    Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

    Liga Champions
    AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

    AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

    Liga Champions
    Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan 'Istimewakan' Indonesia

    Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan "Istimewakan" Indonesia

    Badminton
    Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

    Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

    Sports
    Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

    Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

    Sports
    H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

    H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

    Liga Indonesia
    Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

    Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

    Liga Indonesia
    Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

    Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

    Liga Indonesia
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.