Kompas.com - 16/05/2013, 16:59 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal ( Plt Sekjen) PSSI, Tigor Shalom Boboy, mengatakan PSSI sengaja belum membuka gembok di kantor PSSI. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk membantu polisi melakukan penyelidikan, berkaitan dengan demonstrasi perwakilan 14 pengurus provinsi PSSI, pada Selasa (14/5/2013).

Pada hari Selasa itu. perwakilan 14 Pengurus Provinsi PSSI mendatangi kantor PSSI untuk mengajukan tuntutan kepada Ketua PSSI Djohar Arifin Husin, terkait pembekuan para pengprov-pengprov tersebut. Mereka menggembok pintu utama PSSI dari luar. Menurut Tigor, jika penyelidikan sudah selesai, barulah pihaknya membuka gembok.

"Sengaja kami biarkan tetap digembok sebagai bukti kepada pihak kepolisian saat mereka melakukan penyidikan," ujar Tigor saat dihubungi wartawan, Kamis (16/5/2013).

"Berkas laporan yang kemarin baru saja dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum. Kami masih tunggu proses penyidikan. Jika nanti (penyelidikan) sudah selesai baru akan kami buka. Sebenarnya, bisa kapan saja dibukanya, tapi kami masih tunggu proses penyidikan selesai,"

Sementara itu, petugas keamanan kantor PSSI mengakui bahwa mereka masih menunggu instruksi dari petinggi PSSI untuk membuka gembok pintu utama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.