Kepergian Mancini yang Belum Direlakan

Kompas.com - 16/05/2013, 02:55 WIB
Editor

Roberto Mancini dirindukan oleh suporter Manchester City. Mereka menyanyikan nama manajer asal Italia itu di Stadion Madejski saat City memukul Reading 2-0, Selasa (14/5). Tiga poin di markas Reading itu memastikan City tak tergoyahkan di peringkat kedua Liga Inggris.

Mancini meninggalkan kenangan indah bagi suporter City. Dalam tiga setengah tahun memimpin City, Mancini mengakhiri penantian 36 tahun untuk mengangkat Piala FA. Musim lalu, mantan pelatih Inter Milan itu mempersembahkan gelar juara Liga Inggris untuk pertama kali setelah 44 tahun.

Mancini dirindukan oleh suporter walau di dalam tim pelatih berusia 48 tahun itu punya banyak seteru. Pola pendekatan Mancini kepada para pemain dan ofisial yang frontal dan keras menciptakan faksi-faksi di tubuh City. Sisi gelap yang sebelumnya tidak diketahui oleh suporter ini mulai terungkap setelah pemecatan Mancini pada Senin petang.

Namun, pemecatan Mancini tetap mengejutkan bagi pemain dan ofisial City. Carrington, kompleks pemusatan latihan milik Manchester City, diguncang ketidakpastian. Apalagi, setelah asisten manajer David Platt yang ditunjuk memimpin City untuk sementara memilih meninggalkan Carrington menyusul teman baiknya, Mancini.

”Saya akan jujur, jika Anda bertanya kepada saya setelah apa yang terjadi dalam 48 jam terakhir, itu semua merupakan kejutan bagi seluruh staf,” ujar Asisten Manajer Brian Kidd yang memimpin City melawan Reading.

Kidd mengaku, dirinya hanya akan memimpin City dalam dua laga terakhir melawan Reading dan Norwich City. ”Saya anak Manchester, bagaimana mungkin saya mengatakan tidak (memimpin City)? Saya tidak akan bisa berjalan menyusuri Market Street jika saya melakukannya,” ujar Kidd.

Mantan pemain serang yang membela City pada 1976–1979 itu memberikan seluruh penghargaan kepada para pemain. Skuad City telah berjuang sepanjang musim dan meraih tiga poin krusial di markas Reading untuk memastikan posisi di peringkat kedua dan melaju ke Liga Champions musim depan.

Kidd juga berterima kasih kepada suporter yang terus mendukung City setelah hasil mengecewakan di final Piala FA, Sabtu pekan lalu. Sekitar 1.300 suporter City berada di Stadion Madejski. Mereka mendukung timnya bertanding sambil menyanyikan nama Mancini. Mereka pulang dengan cerita kemenangan 2-0 berkat gol Sergio Aguero dan Edin Dzeko.

”Kami menghargai suporter, mereka sangat kecewa pada Sabtu, tetapi kami bangkit malam ini demi mereka,” ujar Kidd.

Di dalam tim, lanjut Kidd, dirinya mendapat dukungan penuh dari ofisial. Itu sangat penting bagi dirinya untuk memimpin tim hingga akhir musim.

City kini dikabarkan dalam proses negosiasi dengan Manajer Malaga Manuel Pellegrini. (Reuters/AFP/AP/BBC/ANG)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.